BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Masyarakat Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro antusias setelah kedatangan tim operasi beras murah. Operasi masih dilakukan mulai sejak Oktober hingga pertengahan November ini, akibat harga beras yang sempat melambung.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama Bulog terus bersinergi melakukan program bantuan pangan hingga operasi pangan murah, dengan bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Bojonegoro.
Langkah ini bertujuan memastikan stabilitas harga beras. Salah satunya, operasi beras murah yang digelar di halaman Balai Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari. "Warga desa Tinumpuk sangat berantusias dengan adanya beras murah ini. Apalagi di pasaran saat ini harga beras memang tergolong tinggi," ungkap Kepala Desa (Kades) Tinumpuk Sumber.
Sementara itu, DKPP Bojonegoro telah medistribusikan 2 ton beras di Kecamatan Purwosari. "Penjualan beras murah berkualitas dari Bulog program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp 51.000 tiap 5 kilogram," ungkap Kepala Bidang Ketahan Pangan dan Pertanian, DKPP Bojonegoro Muhammad Rudianto. (dan/cho)
Editor : Hakam Alghivari