Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Perjuangan DBH sejak 2009 Lalu

M. Yusuf Purwanto • Sabtu, 8 Oktober 2022 | 16:51 WIB
BERKAH TAMBANG: Kawasan Central Processing Facility (CPF) Lapangan Banyu Urip, Bojonegoro. Blok Cepu ini memberi pendapatan bagi daerah sekitar, termasuk Blora. (NURCHOLIS/RDR.BJN)
BERKAH TAMBANG: Kawasan Central Processing Facility (CPF) Lapangan Banyu Urip, Bojonegoro. Blok Cepu ini memberi pendapatan bagi daerah sekitar, termasuk Blora. (NURCHOLIS/RDR.BJN)
BLORA, Radar Bojonegoro – Pemkab Blora akan mendapat DBH Migas Blok Cepu sekitar Rp 160 miliar. Meski paling rendah dibanding tujuh kabupaten lainnya, namun jumlah tersebut dinilai sudah bagus. Direktur Utama BUMD BPH Blora Heri Slamet Hariyadi menjelaskan, perjuangan memperoleh DBH sudah dilakukan sejak lama, diperkirakan 2009 lalu.

 

Kurun waktu itu Blora hanya gigit jari sebelum ada UU HKPD. Perlu diketahui, reservoir minyak mentah bentuknya berupa  batuan berpori berada di dalam tanah. Di antara pori-pori itulah tempat minyak mentah terkandung.

 

Heri sapaannya menjelaskan, ada tiga daerah termasuk WKP Blok Cepu paling banyak di Bojonegoro. Selanjutnya Blora dan sedikit di wilayah Tuban. Sumur minyaknya berada di Bojonegoro, namun reservoir di wilayah Blora belum tentu ikut disedot.

 

"Kami tidak dapat mengatakan reservoir yang ada di Blora disedot dari sumur di Bojonegoro," katanya.

 

Heri menjelaskan, saat ini belum ada eksploitasi reservoir atau cadangan migas Blok Cepu di wilayah Blora. Menurutnya penentuan mulut sumur melihat potensi ekonomi dan keamanan di wilayah. Juga penghitungan DBH melalui Undang-Undang (UU) tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), telah dilakukan kajian menyeluruh oleh pemerintah pusat.

"Pasti sudah diperhitungkan, karena sifatnya UU HKPD menyeluruh di Indonesia," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Sumur Blok Cepu #dbh migas #dbh #kompetensi #mbangun blora #blora