Radar Bojonegoro - Tiga desa di Kecamatan Kapas melantik perangkat desa yang dinyatakan lolos seleksi. Berlangsung di masing-masing desa saat pemberlakuan pembatasan masyarakat (PPKM) darurat.
Kepala Desa (Kades) Tanjungharjo Kecamatan Kapas Suyono menjelaskan, melantik tiga perangkat desa, meliputi kepala dusun (Kasun), kaur umum, dan kaur perencanaan.
Pemerintahan desa membutuhkan secepatnya pengisian perades, sehingga pelantikan dilaksanakan walaupun saat kebijakaan PPKM darurat. “Pemerintahan desa supaya segera berjalan dengan optimal,” ujarnya kemarin (7/7).
Menurut Suyono, pelantikan berjalan sudah sesuai dengan prosedur perizinan, mulaidari camat, polsek, dan tembusan kepada pemerintah daerah. Selama kegiatan, hanya mengundang 15 orang, untuk menghindari terjadinya kerumunan.
“Kami pastikan yang di undang sedikit, dan mematuhi protokol kesehatan yang ketat,” klaimnya. Suyono mengungkapkan, yang melaksanakan pelantikan kemarin (7/7) ada tiga desa yakni Desa Tanjungharjo, Desa Kapas, dan Desa Bangilan.
Sebelumnya ada empat desa yakni Desa Bogo, Desa Sukowati, Desa Sambiroto, dan Desa Bakalan. “Kemarin yang utara rel, saat ini bagian yang selatan,” tegasnya.
Camat Kapas Moch Mahfudz dikonfirmasi mengatakan, hanya menghadiri dan memantau keadaan sesuai dengan protokol kesehatan selama pelaksanaan pelantikan tiga desa di kecamatan yang baru dipimpinnya itu. “Yang lebih mengerti ketua pelaksananya,” katanya terpisah.
Sebelumnya sesuai edaran dari pemerintah daerah tentang PPKM darurat, Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100 persen work from home (WFH). Sektor esensial pemerintahan yang memberikan layanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya diberlakukan 25 persen dengan prokes secara ketat. (luk)
Editor : Indra Gunawan