Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Samuel Abisatya Wirandanu, Drummer Cilik Asal Lamongan

Indra Gunawan • Jumat, 7 Mei 2021 | 20:00 WIB
Samuel Abisatya Wirandanu, Drummer Cilik Asal Lamongan
Samuel Abisatya Wirandanu, Drummer Cilik Asal Lamongan

Dua tahun tekun berlatih bermain drum, Samuel Abisatya Wirandanu kini sudah mengoleksi sejumlah penghargaan dari kompetisi online. Dia ingin segera ada kompetisi secara langsung.  


RIKA RATMAWATI, Lamongan


Sejak kecil, Samuel Abisatya Wirandanu suka menonton orang yang bermain drum di tayangan televisi. Dia juga minta diperlihatkan orang bermain stik ketika orang tuanya memegang ponsel. Bocah yang akrab disapa Danu itu kemudian menirukan gerakannya tokoh yang ditontonnya dengan menggunakan alat seadanya.


Ketika usia 6 tahun, dia diikutkan berlatih drum. “Saya mulai memerhatikan Danu suka bermain drum saat masih 2 tahun. Dia selalu menirukan, tapi tidak lantas diseriusi karena ditakutkan masih anak-anak yang sedang belajar menirukan,” kenang Abram, ayah Danu.


Ketika diajak melihat konser, baik di televisi maupun langsung, Danu selalu menunjukkan ketertarikannya dengan alat musik drum. Abram bersama istri memutuskan untuk mengikutkan anaknya les privat drum sejak 2019. Danu ternyata sangat menikmati latihannya itu. Bahkan dia aktif untuk mengikuti kejuaraan kontes musik drum.


Menurut dia, bermain drum itu memang lelah, tapi menyenangkan. Danu bisa menikmati setiap pukulannya. Dia juga bisa mengurangi kebiasaan untuk bermain ponsel. Setiap hari, siswa SD Made IV Lamongan itu berlatih selama 1 - 2 jam. Jam latihan itu belum termasuk les privat.


Dengan ketekunannya berlatih selama hampir dua tahun, Danu mengukir sejumlah prestasi. Danu meraih juara I Perfect tone National Drum Competition 2019 di Surabaya kategori usia di bawah 8 tahun. Kemudian juara II sekolah musik Indonesia drum competition Surabaya kelas 3 SD. Peringkat 9 Java Multitalenta National Drum Competition Online 2020 kategori usia 10 tahun. Serta, juara I National Indonesian Drum Festival Online kategori A tahun 2021.


Danu merasa tidak pernah terbebani saat latihan. Orang tuanya sangat aktif mengecek jadwal latihan supaya tidak bentrok dengan kegiatan sekolah. Sehingga, pendidikan akademiknya tidak keteteran. Bahkan, dia berprestasi di sekolah. “Alhamdulillah saya terus membantu agar pendidikan dan hobi bisa berjalan seimbang,” terang Tya, ibu dari Danu.


Seringnya mengikuti kompetisi di luar kota seperti Surabaya, Jember, Boyolali, dan Solo, membuat Danu sangat rindu untuk bermain secara live, meski hanya sekedar berkompetisi. Selama ini, semua kegiatan lomba yang diikuti pelaksanaannya secara virtual. Danu berharap pandemi segera berakhir, sehingga bisa diadakan kompetisi secara langsung.

Editor : Indra Gunawan
#berita lamongan #lamongan