BOJONEGORO - Perolehan suara parpol di pileg DPRD hingga kini masih belum bisa dipastikan. Namun, sudah banyak diketahui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memimpin perolehan suara di setiap daerah pemilihan (dapil).
Meski begitu, persaingan masih terjadi terhadap perebutan kursi pimpinan DPRD. Empat kursi pimpinan DPRD itu bakal berubah. Golkar saat ini menduduki ketua DPRD, pasti tergusur. Hanya, Partai Berlambang Pohon Beringin ini tetap yakin masih menduduki pimpinan DPRD.
Partai Demokrat tetap menduduki kursi pimpinan DPRD. Sedangkan, Partai Amanat Nasional (PAN) bakal kehilangan kursi pimpinan DPRD. Ini setelah diprediksi PAN hanya mendapat tiga kursi.
M. Choirul salah satu pengurus DPD PAN mengatakan, diprediksi hanya memperoleh tiga kursi. Tentu, secara otomatis PAN tidak bisa mempertahankan kursi pimpinan DPRD. ‘’Dari 3 caleg yang jadi, itu dua orang incumbent. Satunya wajah baru,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (27/4).
Dengan hasil ini, tentu PAN kehilangan tiga kursi di DPRD. Sebab, saat ini PAN memiliki 6 kursi duduk di DPRD yang akan berakhir Agustus mendatang. ‘’Yang dapat kursi hanya di dapil 1, 2, dan 3,’’ ujar Choirul yang memastikan dapil 4 dan 5, PAN gagal mempertahankan kursi.
Wakil Ketua DPC PKB Abdullah Umar mengatakan, partainya diprediksi akan menduduki jatah kursi ketua DPRD. Ini setelah perolehan suara dan kursi diprediksi unggul. ‘’Kalau 10 kursi sudah bisa dipastikan. Tapi, kemungkinan kami bisa meraih 11 kursi,’’ ujar dia.
Umar menjelaskan, 1 kursi bakal diraih itu memang belum bisa dipastikan. Sebab, belum ada rekapitulasi resmi dari KPU. ‘’Tapi 10 kursi itu sudah jelas,’’ ujar caleg PKB di dapil 3.
Periode saat ini, PKB mendapatkan 6 kursi di DPRD. Berarti hasil Pileg 2019 ini, ada tambahan 4 kursi lagi. Dari keseluruhan 10 kursi itu, 90 persen adalah wajah lama. ‘’Hanya 1 orang wajah lama yang tidak jadi,’’ jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Bojonegoro Mitroatin mengatakan, perolehan suara Golkar masih cukup bagus. Di seluruh dapil, Golkar memperoleh 81 ribu suara. Kursi yang bakal diraih diprediksi 5 kursi. Setiap dapil ada 1 caleg yang meraih kursi.
Namun, Golkar harus merelakan jatah kursi ketua DPRD harus tergusur. Hanya, dia optimistis Golkar masih memperoleh pimpinan dewan tersebut. ‘’Kita juga masih memperoleh kursi pimpinan,’’ klaimnya.
Mitroatin menjelaskan, kursi pimpinan diperoleh karena suara cukup tinggi dibanding parpol lain. Meskipun hanya memperoleh 5 kursi. ‘’Di dapil 4 Golkar meraih 21 ribu. Jika sistem perhitunganya bukan saint league bisa dapat dua kursi,’’ jelasnya.
Sementara itu, rekapitulasi pemilu di tingkat kecamatan sudah selesai. KPU menjadwalkan rekapitulasi di tingkat kabupaten direncanakan berlangsung mulai Selasa (30/4).
Anggota KPUK Fatkurrohman mengatakan, semua kecamatan sudah merampungkan rekapitulasi. Selanjutnya rekapitulasi di KPU. ‘’Rekapitulasi nanti akan berlangsung selama 2 sampai 3 hari,’’ ujar Rohman.
Rohman menjelaskan, rekapitulasi memang tidak bisa berlangsung cepat. Sebab, yang harus direkap terdiri dari lima surat suara. Sehingga, waktu yang dibutuhkan cukup lama. ‘’Setelah selesai dilaksanakan rekapitulasi di provinsi,’’ ujarnya.
Rekapitulasi di tingkat kecamatan selesai lebih cepat. Sebab, awalnya KPUK memprediksi repitulasi itu selesai 30 April. Namun, ternyata sebelum 30 April sudah selesai. ‘’Semua kecamatan sudah mengirimkan hasil rekapitulasi,’’ terang Rohman.
Editor : M. Yusuf Purwanto