BOJONEGORO – Jembatan Kalipang di Jalan Raya Bojonegoro-Padangan, tepatnya di pertigaan Desa Ngringinrejo mulai dilebarkan. Proses pelebaran dimulai dengan tahap pengukuran tanah dan diperkirakan memakan waktu hingga akhir tahun ini. ‚‘Kita lakukan bertahap. Saat ini kita mulai melakukan pengukuran tanahnya dulu,‘‘ kata PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, Kristanto Yuda selasa (1/5).
Yuda menjelaskan, pelebaran jembatan tersebut dilakukan lebih dulu dibanding jembatan lain. Sebab jembatan itu terlalu sempit untuk dilalui dua kendaraan yang berpapasan. Sedangkan badan jalannya lebih lebar. ‚‘Jembatan itu akan kita lebarkan sama dengan lebar jalan,‘‘ ujarnya. Yuda melanjutkan, pihaknya juga sudah memetakan beberapa jembatan lainnya yang sempit dan memerlukan pelebaran.
Antara lain, Jembatan Mojoroto, Pungpungan, dan Mayangrejo. Semua jembatan itu di ruas Jalan Raya Bojonegoro- Padangan. Karena sempit, sehingga jembatan-jembatan itu rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas). ‘’Semua juga akan dilakukan pelebaran. Paling cepat tahun depan sudah tuntas,’’ tuturnya. Menurut dia, seluruh wilayah kerjanya, mulai Baureno sampai perbatasan Ngawi, tercatat ada 40 jembatan.
Namun belum seluruhnya dicek kelayakan lebarnya. Baru sekitar empat jembatan itu yang terpantau. ‘’Bahkan yang di Ngringinrejo itu pembatas jembatannya kerap ditabrak truk (karena terlalu sempit,Red),’’ ungkapnya. Selain melebarkan jembatan, ujar Yuda, Balai Besar Pelaksanaan jalan Nasional VIII juga akan melakukan pelebaran jalan. Sebab sejumlah jalan nasional di Bojonegoro kurang memadai.
Sehingga membuat pengendara tidak nyaman dan juga rawan terjadi kecelakaan. Kini pihaknya juga tengah melakukan perbaikan jalan cor beton yang mengalami kerusakan. Perbaikan jalan tersebut dilakukan pada jalan cor beton di jalur Bojonegoro-Kalitidu. ‚‘Beberapa bagian ada yang retak. Sehingga, diperkukan perbaikan supaya kerusakan tidak semakin parah,‘‘ jelasnya.
Editor : Muhammad Suaeb