Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Persewaan Alat Mendaki Kian Ramai

Bachtiar Febrianto • Rabu, 21 Maret 2018 | 17:07 WIB
Persewaan Alat Mendaki Kian Ramai
Persewaan Alat Mendaki Kian Ramai



BISNIS - Pangsa pasar bisnis peralatan mendaki (camping) semakin terbuka. Hal itu memacu sejumlah toko atau outlet gencar memasarkan penjualan, termasuk penyewaan alat pendakian.Gairah bisnis ini setelah segmentasi konsumen terus bertambah. Ditopang banyaknya anak muda berkemah mendaki gunung atau pergi ke pantai. Tak hanya saat liburan, permintaan sering terjadi di akhir pekan.Bagus Subekti karyawan Toko Camp27 mengatakan, permintaan peralatan camping pasti ada musimnya, biasanya musim liburan atau akhir pekan. Sehingga, banyak remaja belum punya peralatan camping lalu menyewa. 


Sebab, kalau beli peralatan keseluruhan paling tidak butuh bujet sekitar Rp 4 jutaan. “Para pehobi pendaki gunung pasti punya preferensi masing-masing, ada yang suka sewa atau langsung beli sendiri,” ujarnya.Dia menambahkan, peralatan camping ada beragam harga sewanya.


Setidaknya, sekali camping butuh bujet antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. “Hobi seperti camping modalnya juga banyak kalau harus beli, tapi lebih enak punya peralatan sendiri,” ujarnya memastikan omzet persewaan alat camping per bulan sekitar Rp 2 juta. 


Selain itu, bisnis ini juga didukung banyak spot di Bojonegoro, digunakan camping. Diantaranya Wisata Atas Angin di Desa Deling, Kecamatan Sekar. Gunung Pandan berlokasi di dekat Waduk Pacal. Hal senada diungkapkan Tiara Ayu, karyawan toko peralatan camping lain. Dia memastikan, peralatan camping merupakan hobi banyak peminatnya. Jadi, tak heran, bisnis persewaan ini prospektif. 


Hobi tersebut butuh modal yang cukup banyak. Jadi, banyak yang memilih menyewa dulu. “Tapi, saya juga menyarankan kepada konsumen kalau beli lebih enak. Jadi tak perlu ribet menyewa, karena takutnya pas barangnya disewa semuanya, kan repot,” ucapnya. 


Editor : Bachtiar Febrianto