BOJONEGORO – Lagi, Bengawan Solo menelan korban. Kali ini Abu Naim, warga RT 29, RW 02, Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho. Dari hasil pencarian hingga selasa malam (7/11), akhirnya korban ditemukan.
Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Andik Sujarwo mengatakan, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Bojonegoro, Basarnas Surabaya, serta tim Tagana melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban tenggelam. ’’Korban sudah ditemukan,” katanya selasa malam (7/11).
BPBD Bojonegoro, lanjut dia, menurunkan dua unit perahu karet mesin berkekuatan 20 personel. Ditambah dengan satu unit perahu karet dari Basarnas Surabaya serta enam personel. Selain itu, satu unit perahu dari tagana beserta tujuh personel.
’’Beberapa aparatur desa serta warga desa setempat juga turut serta membantu dalam pencarian korban. Kemungkinan posisi korban tidak jauh dari lokasi awal tenggelam,” ujarnya.
Korban berumur 25 tahun itu tenggelam sekitar pukul 16.15 Senin (6/11). Korban dilaporkan terseret arus Bengawan Solo. Sebelum tenggelam, korban sempat mencari ikan dan berenang di Bengawan Solo.
Selesai mencari ikan, korban mandi di pinggir bengawan. Saat mandi korban berenang ke tengah bengawan. Saat itu, kondisi arus bengawan deras. Diduga, korban kelelahan sehingga terseret arus bengawan.
Editor : Bachtiar Febrianto