Belajar lebih dini tentang demokrasi sepertinya akan lebih menarik. Seperti siswa-siswi menggelar pemilihan ketua OSIS dikonsep seperti pilkada pada umumnya. Ada kampanye hingga debat.
-------------------------
AMRULLAH AM., Blora
------------------------
PAGI itu, siswa-siswi memadati halaman sekolah. Beberapa siswa duduk bergerombol. Sebagian lainnya duduk dan berdiri berpencar.
Tak jauh dari halaman itu, ada sebuah bilik suara dan beberapa petugas lagi duduk. Para petugas itu bukan dari orang luar, tapi sama-sama pelajar sekolah tersebut.
Siswa-siswi SMKN 1 Blora ini berkumpul menyambut pelaksanaan pemilihan umum ketua OSIS. Sebuah jabatan strategis bagi seorang siswa di sekolah. OSIS akronim dari organisasi siswa intra sekolah.
Panitia memberikan singkatan khusus untuk hajatan demokratis itu. Yakni pemilihan ketua osis (pilketos). Sistemnya pun mirip sekali proses pemilihan bupati (pilbup) atau pemilihan presiden (pilpres). Tidak hanya proses pemilihannya saja, tahapannya pun disadur. Seperti tahapan pencalonan dan kampanye.
Dalam pilketos ini terdapat empat pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS. ‘’Masa pendaftaran calon, masing-masing calon ketua dan calon wakil letua mendaftar sendiri-sendiri.
Baru setelahnya dipasangkan melalui mekanisme diatur. Sehingga didapatkan empat pasangan calon yang ditetapkan," kata Ahmad Fahrul Aji Wibowo, sebagai ketua KPU di sekolah tersebut.
Dia menjelaskan usai ditetapkan sebagai pasangan calon, mereka diberikan kesempatan kampanye. Komisi Pemilihan Umum (KPU) SMKN 1 Blora sendiri memfasilitasi kampanye dalam dua bentuk.
Pertama penyampaian visi-misi-program dihadapan seluruh pemilih ketika upacara bendera. "Kedua dalam bentuk debat publik," kata dia.
Kepala SMKN 1 Blora Mariya mengatakan, pemilihan ketua OSIS secara langsung ini menjadi proses pembelajaran bersama tentang bentuk dan praktik politik. Sehingga, para siswa mempunyai pemahaman pemilu berkualitas.
‘’Apalagi di antara siswa sudah ada yang mempunyai hak pilih dalam Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tanggal 27 Juni nanti. Gunakanlah hak pilih sebaik-baiknya," tuturnya.
Editor : Muhammad Suaeb