Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Elpiji Langka, Jargas di Bojonegoro Juga Belum Merata

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 5 Februari 2025 | 18:26 WIB
JARGAS: Petugas PGN mengecek pipa-pipa gas di Kecamatan Kapas. (PGN FOR RDR.BJN)
JARGAS: Petugas PGN mengecek pipa-pipa gas di Kecamatan Kapas. (PGN FOR RDR.BJN)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji bersubsidi termasuk di Bojonegoro, mendorong adanya sumber energi alternatif sebagai pengganti. Namun, jaringan gas (jargas) yang diharapkan menjadi solusi, hingga saat ini penyebarannya belum merata.

Vitalnya kebutuhan gas tersebut membuat masyarakat hingga ekonom, mengkhawatirkan dampak kelangkaan elpiji. ’’Sektor elpiji ini vital untuk bisa memenuhi kebutuhan, kelangkaan yang terjadi semakin mempersulit pedagang yang bertumpu pada elpiji,” ungkap Ekonom Bojonegoro Agung Hirmantono.

Menurutnya, dalam hal ini pemerintah harus di garis depan untuk mencari solusi hingga alternatifnya. Pria yang pernah menjadi Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Permata Bojonegoro menambahkan, dampak kelangkaan elpiji ini bisa merembet.

Tak hanya dirasakan oleh rumah tangga. Namun, juga bagi pelaku usaha kecil. ’’Kenaikan elpiji beserta harga barang, akan disertai dengan menurunnya minat beli masyarakat,” imbuhnya.

Subholding Gas PT Pertamina (Persero) PGN Area Head Bojonegoro Muhammad Arif mengatakan, bahwa hingga Januari ini, sambungan rumah tangga (SR) pada jargas masih belum ada penambahan, khususnya di Bojonegoro. ’’Masih sama, belum ada penambahan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Menurutnya, masih belum ada perluasan jargas di Bojonegoro. Namun, PGN masih menerima permohonan pemasangan gas, meski hanya menerima di wilayah tertentu. ’’Kami masih menerima permohonan pemasangan dan kami utamakan adalah yang di depannya ada pipa jaringan gas (eksisting),” imbuhnya. 

Diketahui, aliran jargas di wilayah Bojonegoro meliputi Kecamatan Bojonegoro Kota, Kecamatan Gayam, dan Kecamatan Ngasem. Program gas dari APBN di Bojonegoro ini terealisasi 10.000 sambungan rumah. Totalnya, 9.325 SR yang teraliri, dari dua stasiun utama di wilayah Kecamatan Bojonegro Kota dan Kecamatan Gayam. (dan/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#jargas #gas #Ngasem #pertamina #ekonom #sumber energi #gas elpiji #alternatif #bojonegoro #kelangkaan elpiji #jaringan gas #rumah tangga #epliji #pgn #gayam #Pedagang