Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Cara Menentukan Shade Bedak yang Sesuai dengan Tone Kulit Wajah

Hakam Alghivari • Rabu, 8 Juli 2026 | 20:56 WIB
Jangan asal pilih shade bedak untuk wajah. (MAGNIFIC)
Jangan asal pilih shade bedak untuk wajah. (MAGNIFIC)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dalam dunia makeup, memilih shade bedak yang tepat menjadi salah satu langkah penting untuk mendapatkan hasil riasan yang natural.

Masih banyak orang memilih bedak dengan warna paling terang agar wajah terlihat lebih cerah. Padahal, shade yang terlalu terang justru dapat membuat wajah tampak abu-abu, belang, atau seperti memakai topeng.

Baca Juga: Rahasia Makeup Tahan Lama: 5 Tips untuk Tetap Segar di Cuaca Panas

Sebaliknya, shade yang terlalu gelap dapat membuat wajah terlihat kusam dan tidak menyatu dengan warna leher. Karena itu, memilih bedak tidak cukup hanya melihat warna produk di kemasan.

Kenali Warna Kulit Wajah

Sebelum menentukan shade, penting untuk memahami perbedaan skin tone dan undertone. Skin tone adalah warna permukaan kulit yang dapat berubah, misalnya karena paparan sinar matahari. Sementara undertone merupakan warna dasar kulit yang cenderung tetap.

Undertone umumnya dibagi menjadi tiga, yakni warm atau hangat, cool atau dingin, dan neutral atau netral. Salah satu cara sederhana untuk mengenalinya adalah melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan di bawah cahaya alami.

Baca Juga: Tak Bisa Tampil di Depan Umum Tanpa Makeup? Ini 9 Karakter Positif Perempuan, Menurut Psikologi

Jika pembuluh darah terlihat kehijauan, hal itu dapat menjadi petunjuk warm undertone. Jika tampak kebiruan atau keunguan, kemungkinan memiliki cool undertone. Sementara itu, pembuluh darah yang tampak campuran hijau dan biru dapat menunjukkan neutral undertone.

Namun, cara tersebut tidak selalu menjadi penentu utama. Warna pembuluh darah dapat dipengaruhi pencahayaan dan kondisi kulit. Karena itu, cara paling aman tetap mencoba shade produk langsung pada area rahang atau jawline.

Area rahang lebih tepat digunakan dibandingkan punggung tangan karena warna kulit tangan sering kali berbeda dengan warna wajah. Pilih shade yang menyatu dengan warna wajah dan leher tanpa meninggalkan garis pembatas yang jelas.

Baca Juga: Bukan Sekadar Nakal, Ini Alasan Psikologis Sosok “Badboy” Terlihat Menarik Bagi Perempuan

Hati-hati Memilih Shade Bedak

Ketika mencoba produk, sebaiknya lakukan di bawah cahaya alami. Cahaya lampu di dalam toko terkadang membuat warna bedak terlihat berbeda dari kondisi sebenarnya. Setelah mengaplikasikan produk, tunggu sekitar 5–10 menit sebelum menentukan pilihan.

Beberapa produk complexion, seperti foundation, cushion, atau bedak padat, dapat mengalami oksidasi. Kondisi ini membuat warna produk berubah sedikit lebih gelap setelah bercampur dengan minyak alami kulit. Dengan menunggu beberapa menit, pembeli dapat melihat hasil warna yang lebih mendekati kondisi akhir.

Selain warna, jenis kulit juga perlu dipertimbangkan. Pemilik kulit berminyak dapat memilih bedak dengan hasil akhir matte untuk membantu mengontrol kilap di wajah. Sementara pemilik kulit kering lebih cocok menggunakan bedak dengan hasil satin, formula ringan, atau kandungan pelembap agar tidak menonjolkan area kering dan membuat makeup terlihat pecah atau cakey.

Menentukan shade bedak bukan hanya memilih warna yang terlihat cantik di kemasan. Pembeli perlu mengenali warna kulit, memahami undertone, mencoba produk di area rahang, serta mempertimbangkan jenis kulit dan perubahan warna setelah pemakaian.

Dengan cara tersebut, hasil makeup dapat terlihat lebih natural, menyatu dengan warna kulit, dan membuat wajah tampak segar tanpa terlihat berlebihan. (ssi/mgg)

Editor : Hakam Alghivari
#shade bedak #tone wajah #warna kulit #cara