Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pertanian Organik di Rumah, Berikut Cara Mudah Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Bhagas Dani Purwoko • Rabu, 10 September 2025 | 00:06 WIB
PUPUK ALAMI: Di rumah kita bisa memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk alami atau pupuk kompos.
PUPUK ALAMI: Di rumah kita bisa memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk alami atau pupuk kompos.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS - Sampah rumah tangga sering kali dianggap sebagai limbah tak berguna.

Padahal sebagian besar dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat, misalnya kompos. Dengan sedikit usaha dan bahan sederhana, Anda bisa mengolah sisa makanan dan daun kering menjadi pupuk alami.

Guna menyuburkan tanaman sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos adalah langkah sederhana namun bermanfaat untuk lingkungan.

Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, kompos juga dapat menyuburkan tanah dan menjadi pupuk alami bagi tanaman di rumah.

Dengan metode yang tepat, siapa pun bisa membuat kompos sendiri tanpa memerlukan alat mahal. Sehingga, bisa memulai pertanian organik di rumah.

Berikut adalah langkah-langkah cara membuat Kompos dari sampah rumah tangga:

1. Siapkan Wadah Kompos

Langkah pertama adalah menyiapkan wadah kompos, seperti ember bekas, tong plastik, atau kotak kayu berlubang. Pastikan wadah memiliki sirkulasi udara yang cukup agar proses pembusukan berjalan baik.

2. Pilihlah Sampah Organik

Selanjutnya, pilih dan pilah sampah organik seperti sisa sayuran, kulit buah, ampas kopi, atau daun kering. Hindari memasukkan sampah anorganik, minyak, atau bahan berbau tajam yang sulit terurai.

3. Potong Bahan Kecil-Kecil

Setelah bahan terkumpul, potong kecil-kecil agar proses penguraian lebih cepat.

4. Pencampuran Bahan-Bahan

Masukkan ke dalam wadah secara bertahap dengan cara disusun berlapis: bahan hijau (sisa makanan, kulit buah) dan bahan cokelat (daun kering, kertas tanpa tinta).

Tambahkan sedikit tanah atau kompos jadi untuk mempercepat proses pembusukan. Siram sedikit air bila terlalu kering, namun jangan sampai becek.

5. Tunggu dan Perhatikan hingga Proses Pengomposan Sempurna

Proses pengomposan biasanya memakan waktu 1–2 bulan, tergantung kondisi. Aduk tumpukan kompos setiap beberapa hari untuk menjaga sirkulasi udara.

Tanda kompos sudah jadi adalah berwarna hitam pekat, berbau tanah segar, dan teksturnya remah.

6. Kompos Alami Siap Digunakan

Kompos siap digunakan untuk menyuburkan tanaman di pot, pekarangan, atau kebun kecil di rumah.

Membuat kompos dari sampah rumah tangga tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga mendukung gerakan ramah lingkungan dan membantu menciptakan kebun yang lebih sehat. Dengan kebiasaan ini, kita turut berkontribusi dalam menjaga bumi tetap lestari. (nfs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#pertanian organik #lingkungan #pupuk alami #sampah organik #Pupuk Organik #blora #jaga alam