RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Memilih pasangan hidup bukan sekadar perkara cinta. Tetapi juga menyangkut masa depan dan kualitas kehidupan rumah tangga. Calon suami yang bertanggungjawab dan setia menjadi dambaan banyak perempuan. Namun bagaimana mengenalinya sejak awal?
Ahli Psikolog klinis menyatakan, bahwa tanggungjawab dan kesetiaan adalah dua pondasi utama dalam pernikahan yang sehat.
Pasangan yang bertanggungjawab akan hadir bukan hanya secara finansial, tapi juga emosional dan sosial. Sementara kesetiaan adalah bukti komitmen jangka panjang.
Berikut adalah beberapa tips memilih calon suami yang bertanggungjawab dan setia, menurut data dan pandangan ahli psikolog:
1. Perhatikan Konsistensi Perilaku
Seseorang yang bertanggungjawab biasanya memiliki perilaku yang konsisten, baik dalam janji kecil maupun besar. Menurut survei dari Pew Research Center (2023), 82% wanita menyatakan bahwa “menepati janji” adalah indikator penting dalam memilih pasangan hidup.
Jika calon pasanganmu sering ingkar janji, bahkan dalam hal sederhana seperti waktu bertemu atau komunikasi, ini bisa menjadi tanda peringatan dini.
2. Tinjau Hubungannya dengan Keluarga dan Teman
Orang yang setia dan bertanggung jawab cenderung memiliki hubungan yang sehat dengan orang-orang terdekatnya. Lihat bagaimana dia memperlakukan ibunya, saudaranya, atau sahabatnya. Apakah penuh rasa hormat dan perhatian?
Sebuah studi dari Journal of Social and Personal Relationships (2021) menemukan bahwa pria yang memiliki kedekatan emosional dengan keluarga cenderung lebih stabil dalam hubungan jangka panjang.
3. Uji dalam Situasi Sulit
Karakter sejati seseorang sering terlihat saat menghadapi kesulitan. Calon suami yang bertanggungjawab tidak akan lari dari masalah, melainkan mencari solusi bersama. Cobalah amati sikapnya saat dihadapkan pada tekanan pekerjaan, konflik keluarga, atau kegagalan pribadi.
Menurut data dari Psychology Today, 74% pasangan yang bertahan lebih dari 10 tahun menyebutkan bahwa “kemampuan menyelesaikan masalah bersama” adalah faktor kunci dalam pernikahan yang langgeng.
4. Jelas dalam Tujuan dan Komitmen
Tanyakan secara langsung tentang visi masa depan. Pria yang siap menikah akan memiliki rencana hidup yang jelas, termasuk soal karier, finansial, dan rencana keluarga. Hindari pria yang menghindari pembicaraan serius atau menggantung hubungan.
5. Lihat Rekam Jejak Kesetiaannya
Riwayat hubungan sebelumnya bisa menjadi indikator. Meskipun setiap orang berhak atas kesempatan kedua, namun kebiasaan selingkuh yang berulang tidak boleh diabaikan.
Berdasarkan survei YouGov Indonesia (2022), 61% wanita menyatakan bahwa pengalaman buruk dengan pasangan yang tidak setia adalah alasan utama kegagalan hubungan.
Jadi, memilih pasangan hidup memang bukan hal mudah, tetapi dengan mengenali tanda-tanda tanggungjawab dan kesetiaan sejak awal. Resiko konflik dan perpisahan di masa depan dapat diminimalisir.
Jangan terburu-buru, gunakan waktu untuk mengenal lebih dalam, dan jangan ragu berkonsultasi dengan orang terpercaya atau profesional. Lebih baik terlambat menemukan yang tepat, daripada cepat memilih yang salah. (feb/cho)
Editor : Yuan Edo Ramadhana