Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Wisata Taman Pinggir Nggawan Pilanggede Jaga Eksistensi, Tetap Usaha Bekreasi untuk Gaet Pengunjung

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 19 September 2024 | 16:00 WIB
ASRI: Rindangnya taman bunga dan pepohonan di Wisata Taman Pinggir Nggawan turut Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Bojonegoro menentramkan hati. (AHMAD NAWAF TIMYATI FANDAWAN/RADAR BOJONEGORO)
ASRI: Rindangnya taman bunga dan pepohonan di Wisata Taman Pinggir Nggawan turut Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Bojonegoro menentramkan hati. (AHMAD NAWAF TIMYATI FANDAWAN/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dengan rindangnya taman yang penuh bunga serta banyak pepohonan, diiringi angin semilir yang berasal dari aliran sungai Bengawan Solo menambah daya tarik serta antusiasme masyarakat berkunjung ke Wisata Taman Pinggir Nggawan.

Wisata yang biasa disingkat TPG ini merupakan sebuah wisata yang tergolong unik, berada di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Wisata ini memanfaatkan sebuah kebun milik warga yang kemudian disulap menjadi sebuah taman yang indah dan bisa dijadikan wisatawan yang suka berfoto-foto.

Terbentuknya wisata ini sendiri pastinya memiliki cerita yang menjadi dasar terbentuknya wisata dengan mencari sebuah potensi yang ada di wilayah Desa Pilanggede. Menurut Miftakhurrahman selaku Direktur BUMDes Pilanggede mengatakan bahwa awal mula terbentuknya wisata TPG ini diprakarsai dan merupakan ide yang diusulkan oleh Kepala Desa Pilanggede itu sendiri. 

Pada 2018, ide itu muncul dan menjadi titik awal proses pembuatan wisata desa. Dimulai dengan keinginan Kepala Desa untuk mempunyai tempat wisata di Desa Pilanggede. Proses tersebut berjalan selama satu tahun.

Kemudian, Kepala Desa mengumpulkan beberapa warga desa untuk dibentuk sebuah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam upaya untuk mewujudkan adanya wisata di Pilanggede dan sepakati wisata tersebut dinamakan Taman Pinggir Nggawan (TPG).

’’Akhirnya pada November 2019, TPG ini di-launching, dibuka kali pertama diresmikan oleh ibu Bupati Bojonegoro waktu itu Anna Mu’awanah yang pada saat itu bersamaan dengan adanya Festival Bengawan di Pilanggede,” ungkapnya.

Keberhasilan dalam menemukan potensi dan Pembangunan wisata ini tidaklah sia-sia serta membuahkan sebuah hasil yang cukup memuaskan, Desa Pilanggede mendapatkan predikat sebagai Desa Brilian pada 2023.

Awaal terbentuknya wisata tersebut juga mendapatkan reaksi dan antusiasme masyarakat yang sangat besar khususnya untuk warga Desa Pilanggede itu sendiri. Karena wisata tersebut juga merupakan wisata pertama yang ada di Desa Pilanggede.

Dan, dahulu belum manjamur wisata yang ada di Bojonegoro seperti saat ini. Meski wisata tersebut sudah terbentuk cukup lama, namun sampai saat ini wisata TPG masih tergolong eksis dan masih ada pengunjungnya.

Namun, berjalanannya sebuah wisata tidak luput dengan adanya tantangan dan hambatan itu sendiri, ’’Kendalanya luar biasa, kalau ingin menarik jadi harus banyak kreasi, banyak membuat spot-spot baru itu tantangan yang luar biasa,” ujarnya.

Selain itu, Miftakhurrahman juga mengatakan, mengenai kekurangan yang selama ini menjadi tantangan bagi wisata TPG. Yakni, minimnya SDM yang kurang andal dalam mengangani sebuah wisata.

’’Tidak ada SDM yang spesifik yang pernah belajar di dunia pariwisata. Kalau dari sisi SDM, untuk administrasi keuangan itu juga masih kurang lah administrasi untuk wisata bagaimana pengelolaan manajemen,” tutupnya. (naw/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Festival Bengawan #sdm #anna mu'awanah #bupati bojonegoro #Wisata #wisata desa #bengawan solo #administrasi #bumdes #Desa BRILiaN #Sungai #bojonegoro #balen #pepohonan #Taman Pinggir Gawan #kepala desa #tpg #pokdarwis