Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Arif Pujianto, Kicau Mania yang Memiliki Ikatan Batin dengan Burung

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 13 Agustus 2023 | 18:54 WIB
MANDI DULU: Arif sedang memandikan salah satu burungnya di dalam sangkar, mandi dan makan teratur menjadi tuntutan agar hewan peliharaanya tetap prima. (DEWI SAFITRI/RDR.BJN)
MANDI DULU: Arif sedang memandikan salah satu burungnya di dalam sangkar, mandi dan makan teratur menjadi tuntutan agar hewan peliharaanya tetap prima. (DEWI SAFITRI/RDR.BJN)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kicauan burung bersahutan di rumah Arif Pujianto Desa/Kecamatan Trucuk. Beragam jenis burung menunjukkan aksinya. Berkicau, bermain dalam sangkar, hingga memamerkan kepakan sayapnya.

Tidak kalah dengan manusia, burung-burung tersebut juga rajin dimandikan dan makan tepat waktu. Perawatan intens membuat burung terlihat sehat dengan keindahan postur dan sayapnya.

Terdapat sebanyak 27 burung di rumah Arif. Meliputi, murai batu sebanyak 19 ekor, cucak hijau 4 ekor, lovebird 4 ekor, dan kolibri 1 ekor. Selanjutnya, prenjak 2 ekor, cililin 1 ekor, Kapas tembak 1 ekor, cendet 2 ekor, kenari 2 ekor, kacer 1 ekor, dan burung kinoi 1 ekor.

"Suka burung karena teman-teman di tongkrongan hampir semuanya memelihara burung. Selalu membahas perihal dunia burung. Dari situ mulai tertarik dan ikut memelihara," ujar Arif Pujianto pemilik burung.

Dia mengatakan, burung yang dipelihara adalah burung-burung yang bisa digunakan untuk lomba. Saking sayangnya dengan burung peliharaannya, ia merasa memiliki ikatan batin.

"Punya feeling tentang apa yang burung butuhkan, kenyamanan dalam kandang, termasuk keinginan berjodoh untuk perkembangbiakan," katanya.

Arif juga memahami tentang burung-burung petarung yang biasa dilombakannya. Merasa memiliki ikatan batin, ia mampu memahami banyak tentang hewan peliharaannya. Termasuk kesiapan burung untuk menghadapi perlombaan.

Dia menceritakan, pernah membeli burung cucak hijau dari Tuban. Mengetahui informasi dari postingan jual beli burung di Facebook

Ia membeli burung dengan kondisi kesehatan dan bulu yang kurang bagus tersebut seharga Rp 700 ribu. "Kondisinya kurang diperhatikan oleh perawat sebelumnya," ceritanya.

Setelah merawatnya selama satu bulan, burung cucak hijau tersebut menjadi indah dan selalu juara saat dilombakan. Hingga, tidak sedikit pecinta burung yang ingin membelinya.

Namun, karena keterikatan batin yang kuat. Arif enggan melepaskan burung kesayangannya tersebut.

Namun, akhirnya burung itu mati karena diduga memakan hewan malam seperti kupu-kupu kecil saat ditinggalnya ke luar kota. Dengan kondisi yang memprihatinkan, burung itu sanggup bertahan hingga menunggu Arif pulang.

"Setelah saya pulang dan mengambilnya dari teman yang dititipi, tidak bertahan lama, burung itu mati. Untuk matipun, menunggu kepulangan saya," kenangnya. (ewi/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#perawatan #Peliharaan #Lomba #pecinta burung #kandang #burung #rumah #kicau #facebook #tuban #bojonegoro #Hobi #penghobi burung #batin