LAMONGAN, Radar Lamongan - Olahraga bersama termasuk zumba, sempat dibatasi saat pandemi Covid-19. Kasus Covid-19 semakin melandai yang membuat kegiatan masyarakat normal kembali. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo telah menetapkan status endemi.
Hal itu membuat senam yang dipopulerkan Tahun 1998 oleh Alberto Perez tersebut makin menggeliat. Tak hanya remaja dan mama muda (mamud) yang menggemari, tapi banyak ibu-ibu yang merasakan manfaat dengan mengikuti zumba.
Seperti 14 perempuan yang terlihat semangat melakukan gerakan zumba diiringi musik, dengan mengikuti arahan dari instruktur di Gedung Korpri Lamongan, Jumat (21/7). Zumba merupakan olahraga kardio yang menggabungan gerakan aerobik, dengan intensitas rendah dan tinggi yang diiringi lagu.
‘’Zumba ini olahraganya perpaduan aerobik dan fitnes, karena zumba ini full power, makanya sebentar saja sudah gobyos (berkeringat, Red),’’ salah satu instruktur zumba di Lamongan Tirta kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Gerakan zumba lebih bervariatif dan terukur. Sehingga, zumba lebih enjoy karena diiringi musik. Zumba diawali dengan warming up (pemanasan). Selanjutnya masuk dalam inti zumba, serta ditutup dengan cooling down (pendinginan). Dia menjelaskan, beberapa gerakan zumba di antaranya joging, ken up, mambo, statik, salsa, dan sleepy leg.
‘’Ini lebih ke arah dance, biasanya sekali pertemuan 10 lagu ke atas, satu lagunya tiga menit,’’ ujar instruktur berusia 56 tahun tersebut.
Tirta menuturkan, manfaat zumba yakni untuk kesehatan jantung, memperkuat sendi dan tulang. Dia menyarankan usia 35 tahun ke atas untuk rutin mengikuti zumba.
‘’Harus aktivitas melatih jantung dan nafas, karena full power, jadi bagus untuk kesehatan jantung,’’ ucapnya.
Koordinator zumba Indah mengaku kegiatan zumba sempat vakum akibat pandemi Covid-19. Kegiatan zumba bulan ini baru dilaksanakan dua kali pertemuan, yang diikuti berbagai organisasi profesi kesehatan di RSUD dr Soegiri Lamongan.
‘’Tujuannya untuk kebugaran, me-refresh biar tidak jenuh, karena selama satu minggu kerja,’’ imbuhnya.
Dia menilai, zumba gerakannya tidak monoton, sehingga bisa lebih have fun. Apalagi, diakuinya, olahraga ini lompat-lompat, berjoget, bergerak, yang menciptakan suasana menyenangkan.
‘Kita diberi power dengan riang menari, jadi semangat dan bugar. Dapat sehat dan mudah-mudahan dapat langsing,’’ harapnya. (sip/ind)
Editor : Yuan Edo Ramadhana