Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

2000 Penari Tayub Bakal Tampil Masal di Blora Culture Festival 2024

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 1 September 2024 | 18:36 WIB
LATIHAN: Sekitar 2.000 remaja latihan tari tayub di Gor Mustika, Selasa (27/8). Rencananya akan tampil masal saat Blora Culture Festival 2024. (LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
LATIHAN: Sekitar 2.000 remaja latihan tari tayub di Gor Mustika, Selasa (27/8). Rencananya akan tampil masal saat Blora Culture Festival 2024. (LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Sebanyak 2.000 remaja latihan tari tayub di GOR Mustika, Selasa (27/8). Gerakan mereka tampak lemah gemulai, dengan selendang melingkari kedua bahu. Musik tayub yang berirama pelan, berpadu dengan gerakan para penari yang tampak penuh kesabaran.

Rencananya, mereka akan menyuguhkan tarian tradisional daerah itu secara masal di lapangan Kridosono Sabtu (7/9) mendatang.

‘’Sejak beberapa pekan lalu para penari tayub yang akan tampil di Blora Culture Festival 2024 mulai menyiapkan diri. Mereka latihan bersama di lokasi yang telah kami tentukan,’’ ujar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Iwan Setyarso melalui Kepala Bidang Pariwisata Yeti Romdonah di Gor Mustika.

Yeti mengungkapkan, selain melibatkan seniman yang menggeluti seni tari tayub, juga terdapat remaja dari berbagai kalangan. Sebagai bentuk kepedulian para remaja untuk tetap melestarikan kebudayaan daerah.

Tak hanya dari kalangan masyarakat, tari kolosal tayub juga diikuti perwakilan pegawai organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, pegawai instansi vertikal, pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pengurus cabang olahraga, pengurus organisasi masyarakat, organisasi wanita, Pramuka, KORMI serta anggota TNI dan polisi.

‘’Yang dari TNI dan Polri nanti mengenakan seragam dinas masing-masing ketika menari tayub. Yang lainnya menyesuaikan dengan busana tari tayub,’’ ungkapnya.

Yeti menjelaskan, Blora Culture Festival merupakan salah satu upaya Pemkab Blora dalam meningkatkan kunjungan wisata dan pelestarian budaya daerah. Festival ini menggambarkan kekayaan budaya dan tradisi yang khas dari Kabupaten Blora tempat dimana berbagai etnis dan komunitas hidup berdampingan dalam harmoni.

‘’Insya Allah Blora Culture Festival akan rutin digelar setiap tahun. Tahun ini yang pertama. Kami memilih tayub dulu karena ingin mengangkat seni tayub Blora lebih terkenal lagi,’’ tandasnya.

Hari pertama Blora Culture Festival 2024 pada Jumat (6/9) akan diisi berbagai kegiatan. Di antaranya pembukaan, pameran, talkshow dan seminar, lomba tari kreasi serta pementasan sendratari Awignamastu Jagat Palaka. Sedangkan pada hari kedua, Sabtu (7/9) akan ditampilkan rampak Barongan Blora, tayub massal serta pameran. Seluruh kegiatan dipusatkan di Lapangan Kridosono. (luk/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#tari masal #Pemkab #festival #komunitas #daerah #kebudayaan #dinporabudpar #koni #Lapangan Kridosono #Tayub #tni #masyarakat #tarian tradisional #penari #blora #Polisi