Jalan mantap dan alus Lamongan (JAMULA) yang diprogramkan pada 2022 memang sudah dituntaskan. Namun, tahun ini, 2023, masih ada banyak jalan – jalan lain yang harus dikerjakan agar juga mulus dan bisa menjadi akses transportasi di segala bidang.
Kepala Dinas PU Bina Marga Lamongan, Sujarwo, menjelaskan, ada 22 ruas jalan sepanjang 40.300 meter yang akan dilakukan pengerjaan tahun ini, berkelanjutan dari program jamula tahun sebelumnya.
‘’Tak hanya pembangunan jalan. Juga melakukan pemeliharaan di tahun ini,’’ ucapnya.
Ada 53 ruas jalan sepanjang total 32.860 meter yang harus dilakukan pemeliharaan pada 2023. Selain itu, 11 titik jembatan bakal dibangun dan 15 titik jembatan lainnya masuk pemeliharaan.
Pengerjaan proyek – proyek jalan dan jembatan itu menggunakan berbagai konstruksi.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berkeliling mengendarai motor trail untuk meresmikan jamula tahun lalu. Pembangunan maupun pemeliharaan jalan dan jembatan tahun lalu menyebar di wilayah timur dan barat, utara dan selatan.
‘’Di tahun 2022, pembangunan 53 ruas jalan dengan panjang 47.389 meter,’’ jelas Sujarwo.
Selain itu, pada 2022 tercatat 79 ruas jalan sepanjang 63.410 meter menjalani pemeliharaan. Serta 16 titik jembatan dibangun dan 44 titik jembatan dipelihara. Semua program itu demi memperlancar mobilitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Secara bertahap dan berkelanjutan, seluruh jalan di Lamongan bakal dibangun mulus. (mal)