Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Umi Maesaroh: Tumbuh di Organisasi

Y
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

 

BAGI Umi Maesaroh, organisasi bukan sekadar formalitas mengisi nilai di rapor maupun sebagai gaya-gayaan. Tapi, wadah berkembang dan bertumbuh yang menemaninya selama sekolah.

Hari-hari pelajar akrab disapa Umi itu selalu diisi dengan belajar, dari pembelajaran formal di bangku sekolah hingga nonformal di organisasi ekstrakurikuler.

Advertisement

"Saya ikut organisasi sejak MTs, dulu ikut OSIS. Sekarang di MA ikut OSIS dan PMR," kata pelajar kelas XI MA Sunan Drajat Kedungsantren Bojonegoro itu.

Umi mengaku alasannya suka dunia organisasi tak lepas dari kekhawatiran masa depan, misal mau jadi apa. Sehingga ia mulai memberanikan diri mengambil segala tantangan dan risiko untuk belajar dalam organisasi.

"Jadi bisa dimulai masa sekolah untuk ke depan. Organisasi bagi saya ajang menghadapi masalah dan menata apapun itu, biar enggak kaget dunia luar," ucapnya.

Advertisement

Pelajar 16 tahun itu menyampaikan, meski bersekolah di lingkungan pondok pesantren (ponpes) dan bermukim tak jadi halangannya terus berkembang. Sebab, selalu bisa memanfaatkan media yang disediakan misal untuk mengulik informasi atau update dan mencari referensi.

"Kalau di organisasi kesulitan itu ada ya, tapi karena per divisi atau ada bidangnya masing-masing jadi lebih ringan. Melaksanakan tugas berdasarkan itu. Niatnya melanjutkan pendidikan lagi dan tetap ikut organisasi," tutur dia. (yna/msu)

Advertisement
Editor : Yuan Edo Ramadhana
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Riva Kamila Firdausiy: Ingin Kembangkan Public Speaking

Riva Kamila Firdausiy: Ingin Kembangkan Public Speaking

BERNYANYI dan tampil di depan umum membuat Riva Kamila Firdausiy percaya diri. Awalnya, saat masa belia, menyukai dunia tarik suara. Namun berkembang ke ngomong di depan publik atau public speaking saat duduk di bangku sekolah dasar (SD)

Nahdlatul Ulama, Pesantren, dan Intelektual Masa Depan

Nahdlatul Ulama, Pesantren, dan Intelektual Masa Depan

KIAI Haji (KH) Wahab Chasbullah begitu kerasan saat singgah di Padangan, Bojonegoro. Era 1930, kiai pendiri Nahdlatul Ulama (NU) itu kerap mampir di Padangan. Kawasan dekat Bengawan.

Naila Niswa Muntaza: Bermimpi Jadi Independent Woman

Naila Niswa Muntaza: Bermimpi Jadi Independent Woman

BANYAK dari pelajar yang menempuh pendidikan di pondok pesantren (ponpes) karena arahan orang tua.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer