Di antaranya tentang kesiapan semua pihak terkait pandemi yang bisa datang kapan saja, penurunan angka kematian ibu, anak, dan juga memaksimalkan program dalam penanganan stunting. Serta transformasi sistim kesehatan untuk memberikan layanan terbaik di sektor kesehatan.
‘’Terima kasih seluruh insan kesehatan, mari kita terus berkolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat demi Lamongan yang sehat. Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku,” tutur Bupati Yes, sapaan akrabnya.
Menurut Bupati Yes, pandemi Covid-19 mengajarkan bahwa tidak ada satupun orang yang bisa hidup sendiri dan aman. Pelayanan kesehatan yang cepat dan sigap sangat dibutuhkan untuk menekan angka kematian. Pencapaian luar biasa dalam penanganan Covid-19 ini, berkat kolaborasi semua pihak dalam memberikan sosialisasi dan penanganan bagi mereka yang terpapar.
Karena itu, demi menunjang kesiapan dalam memberikan pelayanan di tingkat desa, Pemkab Lamongan melalui Dinas Kesehatan menargetkan pemberian bantuan mobil sehat tuntas tahun depan. Saat ini, bantuan mobil sehat sudah tersalurkan 464 unit dari target 474 unit. Kekurangan ini akan dicukupi tahun anggaran depan. Sehingga semua desa dan kelurahan akan memiliki mobil sehat sendiri.
‘’Sisa 10 ini kelurahan, karena kita fokuskan di desa yang jaraknya jauh dengan fasilitas kesehatan, untuk memudahkan dalam proses rujukan. Bahkan, dalam puncak HKN ini, juga diberikan dua unit mobil sehat untuk mendukung program penyisiran orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Dinas Sosial dan satu unit untuk Mall Pelayanan Publik,” ujar Bupati Yes.
Kepala Dinas Kesehatan Lamongan dr. Taufik Hidayat menjelaskan, untuk mobil sehat memang didahulukan untuk desa yang jaraknya jauh dari fasilitas layanan kesehatan. Karena tujuannya, mobil ini bisa membantu memudahkan masyarakat dalam mendapatkan penanganan dan rujukan ke layanan kesehatan terdekat. Bantuan ini sudah hampir tuntas, karena sisa 10 akan diselesaikan tahun depan.
‘’Kita berharap mobil sehat ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat,” jelasnya.
Pemkab Lamongan melalui Dinkes, sudah mempersiapkan banyak program layanan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Seperti layanan home care service (HCS), optimalisasi sekolah orang tua hebat (SOTH), posyandu lansia yang dibarengi dengan sekolah lansia tangguh, Lesung si Panji, Griya Sehat Lamongan, dan masih banyak lagi. Kemudian dalam peringatan HKN le-58, Dinkes Lamongan mengadakan kegiatan yang membangun kebersamaan insan kesehatan, untuk membiasakan hidup sehat dan bersih. Serta memberikan penghargaan kepada desa, puskesmas, OPD, masyarakat, dan tentunya nakes. (rka)