Rinciannya, 20 unit pengadaan dengan dana APBD dan 12 mobil sehat dari perubahan APBD 2022. Kepala Dinkes Lamongan, dr Taufik Hidayat, mengatakan, tahun ini total ada 464 unit mobil sehat untuk desa. Di Lamonga, terdapat 474 desa. Sehingga, kekurangannya tinggal 10 unit.
Pengadaannya dianggarkan tahun depan. Taufik memastikan tahun depan pengadaan mobil sehat tuntas. Setiap desa wajib melakukan pemeliharaan agar bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Kalau desa mau menambah jumlah unit bisa, tapi tetap harus dirawat semua agar bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Taufik menjelaskan, pengadaan mobil sehat diutamakan untuk lokasi perbatasan. Mobil sehat ini peruntukannya bagi mereka yang membutuhkan rujukan ke puskesmas atau rumah sakit.
Mobil sehat akan dikelola desa dan tentunya dilengkapi dengan fasilitas blangkar dan tabung oksigen. Harapannya, selama di dalam perjalanan, pasien bisa mendapatkan pendampingan perawatan dari pihak desa. “Selain mobil dan sopirnya yang siap, petugasnya juga,” jelasnya.
Taufik menuturkan, pengadaan mobil sehat dilakukan bertahap karena pemerintah sedang fokus dalam meningkatkan seluruh standar layanan kesehatan. Selain pengadaan mobil sehat, Taufik menyebut perbaikan puskesmas dan pustu juga dilakukan secara besar-besaran.
Taufik menambahkan, pembangunan puskesmas masih lanjut, termasuk pustu. “Intinya kita dekatkan layanan kesehatan ini, bahkan untuk mereka yang kurang mampu ada layanan home care service,” ujarnya. (rka/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto