Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Dua Tahun, 717 GTT Jadi ASN

M. Yusuf Purwanto • Jumat, 16 September 2022 | 22:34 WIB
Ilustrasi (Ainur Ochiem/R.Bjn)
Ilustrasi (Ainur Ochiem/R.Bjn)
LAMONGAN, Radar Lamongan – Dinas Pendidikan (Disdik) Lamongan mendata 2019 - 2021 ada 717 guru tidak tetap (GTT) yang berhasil lolos menjadi ASN melalui jalur seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak kerja (PPPK).

 

Kabid GTK Disdik Lamongan, Utami, menjelaskan, mereka yang lolos seleksi itu mendapatkan SK pengangkatan dan bekerja sesuai penetapan dari pusat.

 

‘’Alhamdulillah ada 717 yang sudah menjadi ASN. Dari seleksi itu, menghasilkan 980 guru yang dinyatakan memenuhi passing grade dan masih menunggu kejelasan dari pusat," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Mereka yang menjadi guru ASN itu tersebar 652 SD dan 65 SMP.  Sementara 980 guru yang memenuhi nilai ambang batas masih menunggu petunjuk teknis dari pusat.

 

Menurut Utami, sebagian besar pendaftar PPPK merupakan honorer dinas yang sudah mengabdi dalam waktu tertentu. Jumlah total guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) SD ada 1.351 orang. Kemudian 411 GTT/PTT SMP dan 194 K2. "Semoga ada solusi untuk pegawai honorer untuk meningkatkan kesejahteraan," harapnya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lamongan, Shodikin menuturkan, bulan lalu daerah diminta BKN mengusulkan formasi tenaga pendidik dan kesehatan. Pemkab Lamongan mengusulkan 980 tenaga pendidik dan 939 tenaga kesehatan. Usulan ini masih belum ada kebijakan lanjutan. Daerah menunggu informasi berikutnya. "Kita diminta mengusulkan tapi untuk apa dan bagaimana masih menunggu dari pusat," tuturnya. (rka/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Guru #informasi #asn #lamongan #bkn #GTT