Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Persela memboyong dua penjaga gawang ke markas Persekat Tegal. Yakni Imam Arief Fadhillah dan Chairil Zul Azhar.
Pelatih Kiper Persela Miftahul Hadi mengatakan, untuk evaluasi perbaikan terus dilakukan setelah pertandingan. Namun, Hadi belum bisa memastikan akan mengganti kiper di laga away melawan Persekat besok (10/9). Dia mengaku masih harus berdiskusi dengan tim pelatih.
‘’Bisa jadi kiper sudah melakukan penyelamatan lebih dari lima kali. Itu juga menjadi evaluasi dari kami,” tutur Hadi ketika dihubungi Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (8/9).
Sementara Head Coach Persela Fakhri Husaini mengatakan, lini bertahan Persela ada masalah. Namun, tim pelatih berusaha melakukan perbaikan dengan mengubah formasi, yang tidak terlalu jauh dengan kekuatan tim.
Apalagi, dalam dua laga sudah kehilangan enam poin. Sehingga evaluasi ini menjadi sangat penting. Selain pemain bertahan, menurut dia, kiper menjadi bahan utama perbaikan. Lima gol yang bersarang terlepas itu bunuh diri dan error pemain belakang.
‘’Kita selalu mengulang kesalahan di menit darurat. Kita kemasukan 10 menit terakhir dua gol, itu menjadi evaluasi yang belum juga bisa diperbaiki oleh pemain,” terang pelatih kelahiran Lhokseumawe Aceh itu.
Pelatih 57 tahun itu mengaku sudah memperbaiki kesalahan selama latihan. Faktanya hal sama kembali terulang ketika pertandingan berlangsung. Namun, pelatih mengapresiasi kinerja lini serang. Karena Persela bisa mendapatkan tiga gol di laga secara terbuka dan ini prestasi yang cukup bagus.
‘’Selain perbaikan, kita terus mendorong lini serang untuk tampil baik setiap pertandingan,” ujar pelatih yang tinggal di Sidoarjo itu. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto