Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Siti Rubikah, menjelaskan, proyek tersebut saat ini lelang. Nilai anggarannya Rp 800 juta.
‘’Yang paling utama adalah area motorcros nantinya. Sebagian hanya pendamping guna meramaikan tempatnya,’’ jelasnya.
Terkait lahan yang milik Perhutani, Rubikah memastikan sudah mendapatkan izin. Bahkan, survei lokasi dilakukan bersama KPH Mojokerto. Teknis dilapangan bakal dibicarakan lagi. ‘’Penataan seperti jalan, parkir, serta destiwisata tersebut,’’ tuturnya.
‘’Fasilitas umun nantinya tersedia di lokasi seperti toilet, tempat ibadah, dan lainnya,’’ imbuhnya. (mal/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto