Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bahaya Radang Tenggorokan Jangan Diabaikan! Kenali Penyebab, Gejala, Cara Mengobati, dan Pencegahannya

Farhan Reza Ardiansyah • Selasa, 14 Juli 2026 | 20:29 WIB
Kenali Penyebab, Gejala, Cara Mengobati, dan Pencegahannya (PINTEREST/Farhan Reza Ardiansyah/RADAR BOJONEGORO)
ILUSTRASI RADANG TENGGOROKAN (PINTEREST)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Radang tenggorokan merupakan salah satu penyakit yang paling sering dialami masyarakat, terutama saat musim pancaroba.

Banyak orang menganggap kondisi ini hanya sebagai sakit tenggorokan biasa sehingga memilih mengabaikannya. Padahal, bahaya radang tenggorokan dapat menjadi serius apabila penyebabnya adalah infeksi bakteri dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain menyebabkan rasa nyeri saat menelan, radang tenggorokan juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan nafsu makan, hingga memicu komplikasi pada organ lain jika terlambat diobati.

Apa Itu Radang Tenggorokan?

Radang tenggorokan atau faringitis adalah peradangan pada bagian belakang tenggorokan (faring). Kondisi ini paling sering disebabkan oleh infeksi virus, seperti virus influenza atau virus penyebab flu biasa.

Baca Juga: Hati-Hati! Ini 5 Tanda Awal Asam Urat yang Sering Diabaikan dan Bisa Sebabkan Radang Sendi Parah

Namun, sekitar sebagian kecil kasus disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama bakteri Streptococcus pyogenes, yang memerlukan penanganan medis berupa antibiotik sesuai anjuran dokter.

Selain infeksi, radang tenggorokan juga dapat dipicu oleh alergi, polusi udara, asap rokok, udara yang terlalu kering, hingga naiknya asam lambung (GERD).

Penyebab Radang Tenggorokan

Beberapa penyebab radang tenggorokan yang paling umum meliputi:

Mengetahui penyebabnya penting agar pengobatan yang diberikan sesuai dengan kondisi yang dialami.

Gejala Radang Tenggorokan yang Perlu Diwaspadai

Gejala radang tenggorokan dapat muncul secara ringan hingga berat. Beberapa tanda yang paling sering dirasakan antara lain:

Apabila radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi bakteri, gejalanya sering kali muncul lebih mendadak, disertai demam tinggi dan bercak putih pada amandel.

Bahaya Radang Tenggorokan Jika Dibiarkan

Meski sering sembuh sendiri, bahaya radang tenggorokan tidak boleh diremehkan. Bila penyebabnya adalah infeksi bakteri dan tidak diobati dengan benar, kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi, seperti:

Karena itu, pemeriksaan ke tenaga kesehatan sangat dianjurkan jika gejala semakin berat atau tidak kunjung membaik.

Cara Mengobati Radang Tenggorokan

Cara mengobati radang tenggorokan bergantung pada penyebabnya.

Untuk kasus akibat virus, penderita dapat melakukan perawatan mandiri di rumah, seperti:

Sementara itu, apabila penyebabnya adalah infeksi bakteri, dokter dapat memberikan antibiotik. Antibiotik harus dikonsumsi hingga habis sesuai resep untuk mencegah komplikasi dan kekambuhan.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami:

Penanganan dini dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Cara Mencegah Radang Tenggorokan

Pencegahan menjadi langkah terbaik agar terhindar dari radang tenggorokan. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

Dengan menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup bersih serta sehat, risiko terkena radang tenggorokan dapat dikurangi.

Kesimpulan

Radang tenggorokan memang sering dianggap sebagai penyakit ringan. Namun, bahaya radang tenggorokan tidak boleh disepelekan karena dapat menimbulkan komplikasi apabila penyebabnya adalah infeksi bakteri yang tidak ditangani dengan benar.

Mengenali penyebab, gejala, serta cara mengobati radang tenggorokan menjadi langkah penting agar proses penyembuhan berlangsung lebih cepat. Jangan ragu memeriksakan diri ke dokter apabila gejala semakin berat atau berlangsung lebih dari beberapa hari. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
Infeksi tenggorokan bahaya radang radang tenggorokan faringitis flu