RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Mengatur pola makan merupakan salah satu langkah terpenting dalam mengendalikan diabetes.
Selain rutin berolahraga dan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, penderita diabetes perlu lebih selektif dalam memilih makanan agar kadar gula darah tetap stabil dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Berbagai jenis makanan yang tinggi gula, karbohidrat olahan, lemak jenuh, dan lemak trans diketahui dapat memicu lonjakan kadar gula darah.
Oleh karena itu, para ahli kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk membatasi bahkan menghindari beberapa jenis makanan berikut.
1. Makanan dan Minuman Tinggi Gula
Minuman bersoda, teh atau kopi dengan tambahan gula, minuman kemasan, sirup, permen, kue, dan es krim mengandung gula sederhana yang cepat diserap tubuh sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis.
Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Lengkap Huawei Watch Fit 5 Pro: Bisa Deteksi Risiko Diabetes!
2. Karbohidrat Olahan
Nasi putih, roti putih, mi instan, pasta dari tepung putih, dan sereal manis memiliki indeks glikemik yang tinggi sehingga berpotensi menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat dibandingkan sumber karbohidrat utuh.
3. Makanan Cepat Saji
Burger, kentang goreng, ayam goreng tepung, dan berbagai makanan cepat saji umumnya tinggi kalori, lemak jenuh, serta natrium. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan memperburuk pengendalian diabetes.
4. Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Lemak Trans
Daging berlemak, kulit ayam, mentega, margarin padat, makanan yang digoreng berulang kali, dan camilan kemasan mengandung lemak yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, salah satu komplikasi yang sering dialami penderita diabetes.
5. Buah dan Makanan Kalengan dengan Tambahan Gula
Buah kalengan dalam sirup serta makanan olahan dengan gula tambahan sebaiknya dibatasi karena kandungan gulanya jauh lebih tinggi dibandingkan buah segar.
Baca Juga: Puasa pada Pasien Diabetes Tipe 2
Sebagai alternatif, penderita diabetes dianjurkan memperbanyak konsumsi sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, daging tanpa lemak, serta buah segar yang kaya serat dengan porsi yang disesuaikan.
Pola makan seimbang, aktivitas fisik yang rutin, dan pemeriksaan gula darah secara berkala merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas hidup penderita diabetes.
Meski demikian, setiap penderita diabetes memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, pemilihan menu harian sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi dokter atau ahli gizi agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi tanpa mengganggu kontrol gula darah. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko