Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Onani 21 Kali Sebulan Cegah Kanker Prostat? Ini Fakta Seputar Manfaat Ejakulasi Bagi Pria!

Bhagas Dani Purwoko • Selasa, 7 April 2026 | 19:44 WIB
MANFAAT ONANI: Edukator dr Tirta Cipeng dan dr Adam Prabata menyebutkan onani mampu mencegah kanker prostat.
MANFAAT ONANI: Edukator dr Tirta Cipeng dan dr Adam Prabata menyebutkan onani mampu mencegah kanker prostat.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Di tengah masyarakat kita, masih banyak mitos yang beredar bahwa "menyimpan" sperma dalam waktu lama bisa meningkatkan kejantanan atau peluang kehamilan.

Namun, dua sosok edukator kesehatan populer, dr. Tirta Mandira Hudhi dan dr. Adam Prabata, baru saja membedah fakta medis yang justru memutarbalikkan anggapan lama tersebut.

Bagi pria modern, mulai dari pekerja kantoran hingga pejuang lapangan di Bojonegoro, memahami kesehatan reproduksi bukan lagi hal tabu, melainkan kebutuhan.

Ternyata, frekuensi ejakulasi atau onani memiliki dampak langsung pada kualitas sperma hingga risiko penyakit mematikan seperti kanker prostat.

Sperma "Kedaluwarsa": Mengapa Kelamaan Disimpan Justru Berbahaya?

Banyak pria mengira menahan ejakulasi atau onani sebelum berhubungan intim akan membuat sperma lebih "kuat". Penelitian terbaru di tahun 2026 oleh Sanghvi membuktikan sebaliknya.

Baca Juga: Lama Bertarung Melawan Kanker, Vidi Aldiano Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun

Sperma yang disimpan terlalu lama di dalam tubuh akan mengalami proses penuaan (senescence). Dampaknya tidak main-main:

Dengan ejakulasi lebih sering, baik melalui aktivitas seksual bersama pasangan maupun masturbasi, tubuh secara alami melakukan "pembersihan".

Sperma yang rusak akan dibuang dan digantikan oleh sperma baru yang lebih segar dan berkualitas. Hal ini terbukti meningkatkan peluang kehamilan, baik secara alami maupun melalui program bayi tabung (IVF).

Baca Juga: Terdiagnosis Kanker Rektum, Kamim Hariyadi Rasakan Manfaat Layanan JKN

Tameng Alami Kanker Prostat

Selain soal kesuburan, frekuensi ejakulasi atau onani juga berkaitan erat dengan kesehatan prostat. Sebuah studi jangka panjang oleh Rider et al. (2016) yang dipublikasikan dalam jurnal European Urology memberikan data yang mengejutkan.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pria yang melakukan ejakulasi minimal 21 kali per bulan memiliki risiko terkena kanker prostat 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya melakukannya 4–7 kali dalam sebulan.

Para ahli berteori bahwa ejakulasi atau onani rutin membantu mengeluarkan zat-zat kimia pemicu kanker yang mungkin mengendap di kelenjar prostat. Angka "21 kali sebulan" ini kini menjadi referensi baru dalam diskusi kesehatan pria di seluruh dunia.

Baca Juga: Fakta di Balik Jukut Goreng yang Lezat, tapi Berisiko Kanker?

Dasar Ilmiah dan Keamanan Data

Informasi ini memiliki dasar literatur yang kuat. Studi oleh Rider et al. (2016) merupakan salah satu penelitian dengan durasi pengamatan terpanjang di bidang urologi.

Selain itu, sinkronisasi antara data kesuburan terbaru tahun 2026 dan data risiko kanker memberikan gambaran utuh bahwa aktivitas ejakulasi yang sehat adalah bagian dari gaya hidup preventif.

Penting bagi pria untuk tetap menjaga kebersihan dan melakukan aktivitas seksual secara bertanggung jawab.

Berapa Frekuensi Idealnya?

Dua penelitian di atas secara tidak langsung menantang paradigma lama tentang berapa kali idealnya pria harus "mengeluarkan" sperma.

Meskipun angka 21 kali sebulan menunjukkan korelasi positif terhadap pencegahan kanker, yang paling utama adalah menjaga sirkulasi sperma agar tetap segar.

Baca Juga: Mengenal Caesium, Logam Berat yang Ditemukan Dalam Udang Beku Ekspor dari Banten: Bisa Untuk Jam Atom dan Terapi Kanker

Kesehatan reproduksi adalah aset masa depan. Jangan membebani tubuh dengan menyimpan sperma terlalu lama hanya karena mitos.

Frekuensi yang rutin dan sehat justru menjadi "investasi" agar tetap subur dan terhindar dari risiko kanker di masa tua. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#ejakulasi #pria subur #sperma #kanker prostat #onani