RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temayang direncanakan beroperasi bulan ini. Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, pembangunan fisik belum tuntas. Dinas Kesehatan (Dinkes) mengklaim sudah proses pemasangan alat kesehatan (alkes).
‘’Rencana Desember ini kami buka untuk pelayanan,’’ kata Kepala Dinkes Bojonegoro Ninik Susmiati kemarin (9/12).
Ninik menjelaskan, pembangunan fisik oleh dinas perumahan, kawasan pemukiman, dan cipta karya (PKPCK) belum selesai. Khususnya di bagian belakang dan samping gedung.
Sementara itu, pihaknya mengaku, sedang proses pembersihan bagian dalam dan pemasangan alkes. "Kami juga lagi pembersihan bagian dalam dan instal alkes," tambahnya.
Menurutnya, pembersihan dan pemasangan alkes di lahan seluas 23,5 ribu meter persegi itu sudah dimulai dua minggu lalu. Sedangkan, saat dikonfirmasi terkait serah terima bangunan, Ninik mengatakan, belun ada penyerahan gedung dengan bangunan tiga lantai seluas 10,07 ribu meter persegi itu. ‘’Belum diserahkan,’’ katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa/Kecamatan Temayang Mohamad Erfan memastikan secara administratif pembangunan RSUD Temayang itu berada di wilayahnya.
Masyarakat senang adanya pembangunan, karena pelayanan dasar bidang kesehatan menjadi lebih mudah dan cepat ditangani karena jarak.
‘’Dengan adanya RSUD Temayang akan didatangi banyak pengunjung dari luar desa, tentunya ada peluang transaksi barang dan jasa yang terjadi di desa kami dan berdampak pada perputaran ekonomi,’’ harap Erfan.
Menurut dia, beroperasinya RSUD Temayang itu membuat usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) bergairah. Namun, masyarakat setempat berharap perekrutan tenaga nonahli diambil dari wilayah Desa/Kecamatan Temayang. ‘’Sehingga ada peluang kerja,’’ ujarnya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana