Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Manfaat Telanjang Kaki di Tanah: Grounding dan Efeknya bagi Kesehatan

Hakam Alghivari • Rabu, 25 Juni 2025 | 21:39 WIB
Manfaat telanjang kaki di tanah, atau grounding.
Manfaat telanjang kaki di tanah, atau grounding.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Berjalan tanpa alas kaki di tanah mungkin terdengar biasa, tetapi dalam dunia kesehatan, ini disebut sebagai grounding atau earthing, yakni praktik yang menghubungkan tubuh manusia langsung dengan energi dari Bumi.

Menurut Mission Health, grounding dapat membantu mengurangi peradangan, meredakan stres, hingga meningkatkan kualitas tidur dengan memanfaatkan elektron bebas dari Bumi untuk menetralkan radikal bebas dalam tubuh. 

Seperti dijelaskan situs WebMD, metode ini juga dapat menyeimbangkan tingkat energi tubuh dan merangsang kerja sistem saraf parasimpatis, membuat tubuh lebih relaks dan siap memulai proses pemulihan dari stres sehari‑hari.

Grounding: Berjalan Tanpa Alas Kaki untuk Redakan Nyeri dan Stres

Sejumlah studi ilmiah awal menemukan bahwa grounding dapat membantu mengurangi tingkat peradangan dan nyeri otot. Dalam sebuah uji coba terkontrol yang diterbitkan oleh National Center for Biotechnology Information (NCBI), para terapis pijat yang mempraktikkan grounding melaporkan penurunan signifikan dalam tingkat kelelahan, nyeri otot, dan perubahan suasana hati. 

Selain itu, sebuah studi lain yang dikutip dari NCBI juga menemukan bahwa grounding dapat mengurangi viskositas darah dengan meningkatkan daya tolak antar sel darah merah, efek yang berpotensi menurunkan risiko hipertensi dan gangguan kardiovaskular.

Grounding untuk Kualitas Tidur yang Lebih Baik

Menurut situs Sleep Foundation, penerapan grounding sebelum atau saat tidur dapat membantu tubuh masuk lebih cepat ke fase istirahat, mengurangi tingkat hormon stres kortisol, dan meningkatkan kadar serotonin, hormon yang membuat tubuh merasa lebih tenang dan lebih bahagia. 

Penelitian ini juga selaras dengan temuan dari WebMD yang menyebutkan bahwa banyak individu yang mempraktikkan grounding merasakan peningkatan kualitas tidur, energi lebih tinggi di siang hari, serta tingkat stres yang lebih rendah.

Grounding: Bermanfaat tetapi Tidak Selalu Sekadar Transfer Elektron

Namun, tidak semua efek positif dari grounding dapat dijelaskan semata-mata oleh "transfer elektron". Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa efek relaksasi dari berada dekat dengan alam juga dapat berkontribusi signifikan.

Sebuah studi dari Korea yang dikutip dari NCBI menemukan bahwa peserta yang tidur dengan alas khusus "ber-grounding" maupun alas biasa melaporkan peningkatan kualitas tidur yang tidak jauh berbeda, memberi isyarat bahwa efek plasebo atau relaksasi juga dapat berperan.

Grounding sebagai Dukungan bagi Kesehatan, dengan Sikap Kritis

Grounding menawarkan berbagai potensi manfaat bagi kesehatan manusia — dari pengurangan peradangan dan stres, hingga peningkatan kualitas tidur dan sirkulasi darah. Namun, perlu diingat bahwa efek ini belum sepenuhnya dapat dijadikan klaim ilmiah final.

Berbagai penelitian dengan ukuran sampel kecil dan metode berbeda memang memberi sinyal positif, tetapi juga membutuhkan pengujian lebih mendalam dan independen.

Yang jelas, bagi sebagian orang, beraktivitas tanpa alas kaki di tanah atau memanfaatkan produk grounding dapat menjadi langkah kecil namun bermakna untuk kembali selaras dengan alam dan mendukung pola hidup sehat sehari‑hari. (kam) 

Editor : Hakam Alghivari
#berjalan kaki #tanah #earthing #kesehatan #bumi #Grounding