LAMONGAN, Radar Lamongan - Ketika libur, Nabilia Haneen Afandi bisa membuat banyak sketsa gambar boneka, binatang, dan obyek lainnya. Setelah gambar selesai, dia menggunting dan menjadikannya permainan bongkar pasang.
Bibil, sapaan akrabnya lalu menjadikannya sebagai permainan peran, dengan alur cerita yang dibuat sendiri. ‘’Seringnya bermain sendiri, tapi juga kadang sama adik,’’ ujar peraih medali perak mapel Bahasa Inggris level satu pada Mathematics and Science Competition Tahun 2023 ini.
Apalagi jika mood-nya sedang bagus, Bibil bisa membuat lima gambar sekaligus, bahkan bisa lebih. Terkadang dia mencari contoh obyek gambar di internet.
‘’Setelah bermain kadang dibuang, dan terkadang dikumpulkan sampai banyak,’’ ucap peraih medali perunggu IPA Mathematics and Science Competition Tahun 2023 ini.
Siswa MI Unggulan Sabilillah (MIUS) ini bisa menghabiskan 10 lembar kertas HVS sekali menggambar. Sehingga, orang tuanya sengaja menyiapkan kertas satu rim, agar Bibil tidak menggambar di tembok rumah.
‘’Habis gambar ini kadang diwarnai, kadang juga tidak diwarnai,’’ tutur juara dua Bahasa Inggris Andima Management Tahun 2023 ini. (sip/ind)
Editor : M. Yusuf Purwanto