Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Perancis Berencana Akui Kedaulatan Palestina di Majelis PBB: Kanada Turut Mendukung, AS-Israel Mencak-Mencak

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 26 Juli 2025 | 21:13 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri), dan Presiden Perancis Emmanuel Macron (kanan). Dok. Reuters
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri), dan Presiden Perancis Emmanuel Macron (kanan). Dok. Reuters

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Presiden Perancis, Emmanuel Macron nampaknya bakal memulai pergeseran politik dunia baru pada setengah akhir tahun 2025. Sang Presiden mengumumkan rencana pengakuan kedaulatan Palestina  pada Jumat (25/7) melalui media sosial pribadinya.

Tentu, pengakuan tersebut tidak serta-merta dikeluarkan begitu saja. Pengakuan secara formal bakal dilakukan di majelis umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang akan diselenggarakan September mendatang, dan Macron juga telah bersurat dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

“Sebagaimana komitmen Perancis untuk turut menjaga perdamaian di Timur Tengah, saya putuskan Perancis akan mengakui kedaulatan Palestina. Selain itu kami akan menjamin demiliterisasi Hamas dan mengamankan serta membangun kembali Jalur Gaza,” ungkap Macron sebagaimana dikutip dari BBC.

Sama seperti konsep yang diusung Indonesia selama ini, Macron mengusulkan bentuk two-state solution (solusi dua negara), yakni Palestina dan Israel berdiri sebagai negara yang terpisah. “Sehingga kami juga harus memastikan dengan menyetujui demiliterisasi dan pengakuan terhadap Israel, Palestina juga dapat berkontribusi terhadap perdamaian di Timur Tengah,” lanjut Macron, yang sempat mampir ke Indonesia Mei lalu.

“Salah satu kedaruratan yang ada saat ini adalah mengakhir peperangan di Jalur Gaza dan menyelamatkan warga sipil setempat, dan saya percaya perdamaian dapat dicapai. Kita perlu melakukan gencatan senjata, membebaskan seluruh sandera dan mengirimkan bantuan kemanusiaan,” tambah presiden yang berlatar belakang usaha finansial tersebut.

Tentu, kabar ini menjadi angin segar bagi Palestina. “Keputusan ini mencerminkan komitmen Perancis terhadap perdamaian dunia dan dukungan terhadap hak masyarakat Palestina untuk merdeka dan menentukan nasib sendiri,” jelas Wakil Presiden Palestina, Hussein al-Sheikh.

Di luar Timur Tengah, Kanada turut mendukung keputusan untuk mengakui kedaulatan Palestina. Selain itu, mereka juga menyindir perlakuan Israel yang sering menghalangi bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.

“Kanada turut mendukung solusi dua negara antara Palestina dan Israel, dan meminta Israel menghormati integritas batas wilayah di Tepi Barat dan Jalur Gaza,” papar Perdana Menteri Kanada, Mark Carney di media sosial pribadinya sebagaimana dikutip dari Politico.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu tidak menahan kekesalannya atas pengumuman dari Presiden Macron. Pria yang baru saja dirawat akibat sakit tersebut kembali mengungkit serangan Hamas sebagai alasannya menolak pengakuan kedaulatan Palestina.

“Terbentukanya Negara Palestina bakal menjadi landasan untuk menghancurkan Israel alih-alih hidup berdampingan. Warga Palestina tidak mau negara di sebelah Israel, namun mereka ingin negara pengganti Israel,” ujar pria yang akrab disapa Bibi tersebut.

Sementara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump lebih santai dalam menanggapi pernyataan Macron. Namun Trump mengisyaratkan bakal menggunakan hak veto dalam majelis PBB.

“Saya tahu Macron pria baik, dan saya suka berbincang dengannya. Tapi apa yang dikatakannya nggak bakal mempengaruhi apa-apa,” ujar Trump kepada media nasional setempat, sebagaimana dikutip Reuters.

Hingga saat ini, 147 dari 193 anggota PBB mengakui kedaulatan Palestina, termasuk Indonesia. Belakangan ini juga banyak pengakuan kedaulatan yang datang dari belahan Eropa, seperti Spanyol dan Republik Irlandia. Namun banyak pula negara adidaya yang belum mengakui kedaulatan Palestina, termasuk AS. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#jalur gaza #Mark Carney #kedaulatan Palestina #emmanuel macron #donald trump #indonesia #kanada #solusi dua negara #perdamaian #pbb #tepi barat #palestina #Israel #mahmoud abbas #Presiden Perancis #perancis #benjamin netanyahu #macron