Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pencari Kerja Perlu Waspada, Rawan Penipuan Berkedok Loker

Hakam Alghivari • Senin, 1 Juli 2024 | 20:06 WIB
Ilustrasi korban penipuan lowongan kerja.
Ilustrasi korban penipuan lowongan kerja.

PENIPUAN berkedok lowongan kerja (loker), kerap menjamur di musim pasca kelulusan sekolah. Bahkan, penipuan dari sebaran pamflet loker di medsos itu marak di sejak dua bulan terakhir.

Febri, salah satu pencari kerja asal Kelurahan Sumbang mengaku, tertipu saat sedang mencari informasi kerja. Berawal dari pamflet loker yang didapatinya dari akun pencari kerja online pada Mei lalu.

Bahkan, mengatasnamakan perusahaan di Bojonegoro. ’’Namun ujung-ujungnya harus membayar dulu. Namun, setelah ditransfer untuk adminitrasi malah diblokir,” beber perempuan 21 tahun itu.

Arifin, pencari kerja asal Desa/Kecamatan Ngasem mengatakan, bahwa penipuan ternyata sangat sering terjadi di akun-akun medsos pencari kerja di Bojonegoro. Dan, rerata biaya harus dikeluarkan Rp 50 ribu sampai Rp 500 ribu. ’’Kasihan sekali yang benar-benar ingin mencari kerja, bukannya dapat kerja malah harus mengeluarkan uang,” keluhnya.

Sixy, salah satu Manajer Marketing Hotel di Bojonegoro mengatakan, ada informasi penipuan tentang rekrutmen di hotelnya. Ia juga memastikan untuk tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun. Menurutnya, Informasi loker palsu itu merugikan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Slamet mengimbau pencari kerja lebih selektif. ’’Untuk upaya preventif, kami punya kegiatan sosialisasi,” terangnya. (dan/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#uang #kerja #sma #bojonegoro #penipuan #lowongan #smk