Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Masih Banyak SDN di Blora Kekurangan Siswa, Begini Penjelasan Kepala Sekolah

Khorij Zaenal Asrori • Senin, 17 Juli 2023 | 20:49 WIB

Ilustrasi kekurangan siswa (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
Ilustrasi kekurangan siswa (Ainur Ochiem/RDR.BJN)

BLORA, Radar Bojonegoro – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) online jenjang SD tahun ini belum maksimal. Rata-rata SD di Blora masih kekurangan siswa. Tahun ini belum semua SD menerapkan PPDB secara online.  Infrastruktur dan akses internet masih menjadi kendala utama.

‘’Yang terlihat di PPDB online SD memang minim, karena belum semua SD di Blora belum menerapkan. Terus terang belum semua SD memakai PPDB online,’’ terang Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Blora Nuril Huda.

Nuril menjelaskan, orang tua siswa lebih memilih mendaftarkan anaknya secara offline langsung ke sekolah. Selain itu, ada guru yang malah turun ke lapangan berpromosi agar siswa mendaftar di sekolahnya. Sehingga, data keseluruhan siswa baru yang bakal masuk sekolah pada hari ini (17/7) belum bisa ditentukan.

‘’Jumlah pastinya akan kami fix kan Senin, karena tidak semua siswa terdaftar di PPDB online,’’ terangnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang memengaruhi minimnya pendaftar PPDB online pada jejang SDN. Salah satunya akses internet yang belum menyeluruh di semua wilayah. Terutama wilayah yang jauh dari perkotaan.

‘’Terus terang terkait infrastruktur, wilayah Blora ada yang blank spot  tidak ada sinyal. Tapi sebetulnya itu bisa diantisipasi,’’ jelasnya.

Kepala SDN 1 Sumengko Kecamatan Randublatung Agus menyampaikan bahwa saat ini sekolah yang dipimpinnya hanya mendapatkan 3 siswa. Penyebab minimnya pendaftar adalah karena usia produktif di lingkungan sekolahnya rata-rata berada di luar kota.

“Mereka yang usai menikah pasti urban ke kota. Jadi di sini minim anak-anak,” jelasnya.

Dia menegaskan, kondisi penduduk yang masih jarang dan faktor akses infrastruktur kurang mendukung. Sehingga, minimnya pendaftar bukan karena faktor kualitas sekolah.

 “Selain itu karena mungkin jalan menuju ke sini rusak parah,” terangnya. (luk/zim)

Editor : M. Yusuf Purwanto
#SD #Siswa #Disdik #Infrastruktur #Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) #Sekolah #Online #blora