BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Seluruh korban laka elf asal Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro, sudah dipulangkan Kamis (6/7). Mobil elf yang membawa 19 wisatawan terguling di Sarangan, diduga karena rem blong di tikungan tajam dan menurun.
Aan setiawan, salah satu warga di lokasi kejadian mengatakan, dengan kondisi jalan menurun curam otomatis kendaran akan memakai rem, sementara cakram yang panas tidak bisa direm.
"Kalau belum menguasai jalan, tiba-tiba tikungan tajam dan menurun pasti akan panik," bebernya.
Dirinya menambahkan, Jalan Tawangmangu -Sarangan merupakan jalan tembusan, yang sering terjadi laka kendaraan di tempat tersebut. Karena jalannya turunan dan tikungan tajam.
"Sebelumnya ada bus yang masuk jurang," ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Kepala Desa Pacing Didik Purwahyudi mengatakan, seluruh warga asal Dusun Makelan Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu, berangkat pada Selasa (4/6), dan berencana pulang pada saat kejadian laka.
Saat ini, seluruh penumpang elf tersebut sudah dipulangkan. "Sudah dipulangkan semua tadi malam (5/7)," ungkapnya. (dan/rij)
Editor : M. Yusuf Purwanto