RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pola keberangkatan jemaah haji asal Bojonegoro bakal berubah mulai musim haji 2027. Jika selama ini diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya. Mulai tahun depan, jemaah haji Bojonegoro direncanakan beralih menggunakan Embarkasi Kediri, tepatnya Bandara Dhoho.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bojonegoro, Muh. Abdullah Hafith menyampaikan, terdapat sejumlah perubahan dalam penyelenggaraan ibadah haji yang akan diterapkan pada musim haji 2027.
Di antaranya, syarat kesehatan atau istitaah melalui pelaksanaan manasik kesehatan yang akan dilakukan sejak dini. Dengan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.
Baca Juga: Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji Pakai Nomor Porsi Haji, Segera Install Haji Pintar!
Selain itu, juga ada perubahan terkait embarkasi keberangkatan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya, embarkasi keberangkatan jemaah haji Bojonegoro melalui Bandar Udara Internasional Juanda (SUB), Surabaya.
Mulai tahun depan, direncanakan akan beralih ke Bandara Internasional Dhoho, Kediri. Perubahan tersebut akan didukung fasilitas penginapan berbasis hotel bagi para calon jemaah.
Baca Juga: Kepulangan Jemaah Haji Kloter 30 Terlambat, Pesawat Sempat Mendarat di Oman
‘’Peralihan embarkasi keberangkatan jemaah haji Bojonegoro dari Bandara Juanda Surabaya ke Bandara Dhoho Kediri mulai 2027,’’ terangnya.
Menurut Hafith sapaannya, adanya rencana peralihan embarkasi keberangkatan jemaah haji Bojonegoro dari Surabaya ke Kediri ini untuk mengurangi kepadatan. Di samping itu, juga menjadi upaya untuk memberikan layanan yang lebih baik lagi ke depan bagi para jemaah haji.
‘’Untuk mengurangi kepadatan embarkasi Surabaya. Dan, untuk memberikan layanan jemaah haji lebih baik,’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah