Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemberangkatan Haji Oleh Pemkab Bojonegoro Tak Libatkan Perusahaan Bus Lokal

Hakam Alghivari • Kamis, 16 April 2026 | 07:45 WIB
BERANGKAT HAJI: Jemaah haji saat berangkat tahun lalu, tahun ini tidak melibatkan bus lokal. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
BERANGKAT HAJI: Jemaah haji saat berangkat tahun lalu, tahun ini tidak melibatkan bus lokal. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM ‐ Pemkab Bojonegoro menyiapkan 43 armada bus untuk pemberangkatan calon jemaah haji apda 1 Mei mendatang. Namun, tidak melibatkan perusahaan bus lokal.

Sebaliknya, dari Surabaya dan Jombang. Tiga penyedia jasa itu meliputi PO Pratama, Kalisari, dan BBS.

Tiga perusahaan otobus (PO) telah ditetapkan menjadi pengantar jemaah setelah melalui proses penawaran hingga presentasi.

“Kolaborasi,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Bojonegoro, Dian Rokhmawati

Menurut dia, tiga PO penyedia jasa layanan transportasi jemaah haji tahun ini, yakni PO Pratama, Kalisari, dan BBS. Keterlibatan berbagai pihak dalam proses seleksi menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas layanan.

Baca Juga: 7 Tips Haji Aman dan Nyaman untuk Lansia 2026: Ibadah Tetap Khusyuk dan Pulang dalam Keadaan Sehat

Namun, saat dikonfirmasi terkait anggaran untuk penyediaan transportasi tersebut, Dian belum memberikan jawaban, hingga Rabu (15/4).

Total armada yang disiapkan mencapai sekitar 43 unit bus. Fasilitas transportasi ini disediakan untuk mengantar calon jemaah haji (CJH) dari Bojonegoro menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, sekaligus untuk kepulangan kembali ke kota ledre.

Sebelumnya, Pemkab Bojonegoro memastikan layanan transportasi ini menjadi bagian dari upaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi jemaah.

Menurutnya, proses penyiapan armada juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari kepolisian hingga dinas teknis, guna memastikan aspek keselamatan dan kelayakan kendaraan.

Calon jemaah haji Bojonegoro dijadwalkan mulai diberangkatkan pada 1 Mei mendatang dari Pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro.

Sementara, jumlah jemaah haji tercatat sebanyak 1.746 orang yang terbagi dalam kloter 37 hingga 42. Seluruh jemaah tersebut dinyatakan siap berangkat setelah menyelesaikan tahapan administrasi dan manasik.

“Terdiri atas kloter 37, 38, 39, 40, 41, dan 42. Seluruh jemaah siap berangkat,” papar Abdullah Hafidz, Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro.

Hafidz mengatakan, manasik haji di tingkat kecamatan telah rampung pada 18 Februari lalu. Jumlah jemaah masih berpotensi bertambah dari daftar cadangan yang berpeluang berangkat tahun ini. (kam/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#calon jemaah haji #pemkabb bojonegoro #armada bus #Jemaah #haji