Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Ida Fitria Rahmawati, Duta Persada Nusantara Batch 3: Bermimpi Menjadi Perempuan Ispiratif

Dewi Safitri • Jumat, 5 Juni 2026 | 10:30 WIB
JUARA: Ida Fitria Rahmawati peraih Duta Persada Nusantara Batch 3 (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
JUARA: Ida Fitria Rahmawati peraih Duta Persada Nusantara Batch 3 (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Semangat Berkompetisi Ida Fitria Rahmawati terus dipupuk sejak kecil, hingga berhasil menjadi Duta Persada Nusantara Batch 3


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


Lampu panggung menyala terang. Suara musik mengalun mengisi ruangan. Mengiringi langkah gadis muda yang dengan mantap menuju tengah panggung. Dengan senyum mengembang, selempang melintang, dan mikrofon dalam genggaman.

Ida Fitria Rahmawati menunjukan kualitas diri. Kalimat demi kalimat mengalir dengan percaya diri. Bukan sekadar berbicara, melainkan menyampaikan gagasan, harapan, dan inspirasi.

Bukan sekadar tempat menunjukan pencapaian, bagi Ida sapaan Ida Fitria Rahmawati, panggung adalah ruang belajar. Tempat mengasah keberanian, membangun kepercayaan diri, dan menemukan versi terbaik dari dirinya.

Perjalanan gadis asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Kedungadem tersebut dimulai sejak usia enam tahun. Sejak kecil telah akrab dengan berbagai kompetisi.

Baca Juga: Shireen Gadis Nayla, Grand Winner Duta Pariwisata Jawa Timur Asal Kecamatan Sumberrejo: Digigit Lintah Saat Syuting Profil

Baik akademik maupun nonakademik. Dari kompetisi satu ke kompetisi lainnya, belajar tentang arti kerja keras, disiplin, dan ketekunan.

‘’Perjalanan ini bermula dari keinginan kuat untuk menjadi sosok perempuan yang bisa menginspirasi perempuan lain,’’ ujar perempuan 19 tahun tersebut.

Keinginan tersebut memicu keberaniannya untuk terus mencoba hal-hal baru. Terutama dalam mengasah dan menguji kemampuan public speaking. Dengan tujuan, pesan yang ia bawa bisa tersampaikan dengan kuat dan menggerakkan sesama.

Ida tergerak untuk memaksimalkan seluruh potensi dalam diri di usia remaja. Dengan komitmen, menjaga keseimbangan prestasi antara akademik maupun nonakademik. Ia rela keluar dari zona nyaman dan tiada henti menempa diri.

2023 menjadi awal mula Ida yang saat itu berusia 17 tahun mendobrak batas diri di ajang kedutaan. Saat itu juga, prestasi demi prestasi membanjiri hingga kini.

Mulai dari Best Inspiratif Duta Muslimah Hijab 2023; 1st Runner Up Modelling Contest Indonesia (CMII); Putera Puteri Batik Bojonegoro 2025; Duta Persada Jawa Timur 2025; Video Terinspiratif Duta Persada Jawa Timur; Duta Persada Nusantara Batch 3; The Best Leader Duta Persada Nusantara Program Kebudayaan; Most Inspiring Cultural Ambassador Duta Persada Nusantara; Ambassador for Literacy Duta Persada Nusantara Program Kebudayaan; dan Top 5 Duta Persada Nusantara Program Kebudayaan.

Prestasi akademik juga turut memberi sinar tersendiri bagi Ida.  Mahasiswa S-1 Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Surabaya tersebut berhasil mengumpulkan rentetan prestasi akademik sejak 2018 lalu.

Bagi Ida, semua proses yang dilalui bukan sekadar untuk mengejar panggung pencapaian atau popularitas. Melainkan, bentuk usaha nyata untuk membentuk kualitas diri, memperluas wawasan, dan membangun kemampuan berdampak baik bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: Atlet Thunders Sukses Borong Juara Pada Ajang Camp Of The Champ Semarang 2026: Menari di Atas Roda, Bocah-Bocah Thunders Pulang Membawa Cahaya

‘’Prinsip mendalam yang saya pegang, bahwa suatu saat nanti, seorang ibu adalah madrasah (sekolah) pertama bagi anak-anaknya,’’ terangnya.

Dia bersyukur, bisa mewujudkan impian masa kecilnya untuk menyeimbangkan potensi akademik dan non-akademik. Di bangku perkuliahan, fokus akademiknya tetap terjaga dengan sangat baik. Meski, waktunya terbagi dengan segudang kegiatan. Di sisi lain, ia juga sering dipercaya menjadi Master of Ceremony (MC) di berbagai agenda besar kampus serta Forum Mahasiswa Daerah Bojonegoro.

Bukan tanpa pengorbanan, untuk fokus dalam pengembangan diri. Ida memilih untuk tidak meromantisasi hidupnya dengan kisah cinta romantis remaja pada umumnya. Orientasi hidupnya sepenuhnya dialihkan untuk self-improvement, terus berkembang, dan menginspirasi orang lain.

‘’Berharap perempuan-perempuan muda di luar sana bisa terinspirasi dan termotivasi. Untuk terus bergerak maju menjadi versi terbaik dari diri mereka,’’ pungkasnya. (ewi/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#duta #remaja #perempuan inspiratif #bojonegoro #duta persada