Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Devira Fahrezia Putri, Juara 3 Cabor Muaythai Porprov Jawa Timur 2025: Turunkan Bobot Delapan Kilogram dalam Satu bulan

Dewi Safitri • Jumat, 1 Agustus 2025 | 21:21 WIB
MEMBANGGAKAN: Devira Fahrezia Putri peraih Juara 3 Cabor Muaythai Kelas 60 Kilogram Porprov Jawa Timur 2025. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
MEMBANGGAKAN: Devira Fahrezia Putri peraih Juara 3 Cabor Muaythai Kelas 60 Kilogram Porprov Jawa Timur 2025. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Semangat latihan Devira Fahrezia Putri tiada henti, siswa SMAN 3 Bojonegoro ini sukses meraih sederet prestasi di bidang pencak silat dan muaythai.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


SEMANGAT dan konsisten menekuni dunia olahraga menjadi prinsip Devira Fahrezia Putri. Perempuan 17 tahun tersebut ahli di dua bidang bela diri, yakni pencak silat dan muaythai.

’’Pada awalnya hanya hobi untuk mengisi waktu luang. Lama-lama menjadi rutinitas dan kebanggaan saat mengikuti pertandingan. Terlebih, banyak teman yang saling support,” tuturnya.

Devira mulai menapaki dunia pencak silat pada 2021 lalu. Menariknya, awal terjun ke bela diri justru karena mendampingi adik-adiknya saat seleksi atlet.

Dari ketidaksengajaan tersebut, mulai mendalami pencak silat.  ’’Saya tidak sengaja ikut, terpaksa ikut seleksi untuk pertandingan antarranting saat itu,” kisahnya.

Meski tanpa disengaja, namun Devira sukses lolos seleksi pada kejuaraan antarranting tersebut. Bahkan, sukses meraih medali perunggu pertamanya.

Sejak saat itu, siswa SMAN 3 Bojonegoro tersebut aktif mengikuti berbagai kompetisi. Mulai dari Bupati Cup, Porkab, hingga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov). Sederet prestasi membanggakan yang berhasil diraihnya, meliputi Juara 3 Kejuaraan Antarranting Bojonegoro; Juara 2 Bupati Cup Bojonegoro 2023; Juara 2 Porkab Bojonegoro 2024; Juara 3 Kejuprov Muaythai Jawa Timur 2024; dan Juara 3 Porprov Jawa Timur 2025 pada cabor muaythai kelas 60 kilogram.

Baca Juga: Sholeh Maulana, Satu Dekade Langganan Juara Silat: Tidak Lelah Berjuang, meski Pernah Gagal Seleksi Porprov

’’Terakhir mengikuti event pencak silat pada Agustus 2024. Kemudian, saya pindah cabor Muaythai pada November 2024,” terangnya. Perempuan asal Desa Sumberejo, Kecamatan Trucuk tersebut mengatakan, ada beberapa tantangan dalam proses yang harus lalui saat kompetisi.

Namun, hal tersebut tidak lantas membuatnya menyerah. Justru menjadi semangat tersendiri. Rasa malas hingga bosan saat latihan juga kerap menghampirinya. Namun, dengan tekad kuat, ia berhasil mengesampingkan dan tetap teguh melanjutkan langkahnya ke depan.

’’Saya juga pernah menurunkan berat badan delapan kilogram dalam waktu kurang dari satu bulan. Dari proses itu, saya bisa menikmati hasilnya. Membuat saya tidak pernah menyerah sampai hari ini,” terangnya.

Suka duka dilalui oleh Devira. Terlebih, ketika harus beradaptasi dengan cabor baru, muaythai yang diikuti.

Berpisah dengan teman-temannya di pencak silat menjadi kesedihan tersendiri. Namun, ia percaya banyak hikmah dan perjalanan hidup berharga dari setiap perjalanan yang dilaluinya.

’’Semua ini untuk beribadah, mencari ilmu dan pengalaman. Jika saya mencari menang atau kalah, maka saya pasti akan kecewa dan menyerah begitu saja,” pungkasnya. (ewi/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#silat #sman 3 bojonegoro #muaythai #pencak silat #olahraga #Seleksi Atlet #berat badan #trucuk #bojonegoro #bela diri #Kejurprov #rutinitas