Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dona Marista, Juara 1 PKM Riset Sosial Humaniora Pimnas ke-37: Rela Tidur 3 Jam Sehari Selama 10 Bulan Persiapan Lomba

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 20 Juni 2025 | 22:33 WIB
MEMBANGGAKAN: Dona Marista berhasil meraih medali emas Bidang PKM Riset Sosial Humaniora Pimnas ke-37. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
MEMBANGGAKAN: Dona Marista berhasil meraih medali emas Bidang PKM Riset Sosial Humaniora Pimnas ke-37. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Dona Marista untuk meraih Medali Emas Bidang PKM Riset Sosial Humaniora Pimnas ke-37 penuh perjuangan, sekitar 10 bulan hanya tidur sekitar 3 jam.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


PRESTASI gemilang sukses diraih Dona Marista. Mahasiswa S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tersebut berhasil menyambet Medali Emas Kategori Presentasi Bidang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Riset Sosial Humaniora (RSH) pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Ke 37 Tahun 2024.

Perjalanan tidak mudah dilalui Dona. Tepatnya, mulai 2023 ia mengikuti PKM RSH dan PKM PM (Pengabdian Masyarakat). Namun, hanya lolos sampai pendanaan, tidak pada Pimnas. Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk berjuang lebih hebat di 2024

Tidak hanya menjadi angan semata, berhasil membuktikan dengan membawa pulang medali emas atau setara dengan Juara 1 Nasional Kelas Prestasi PKM RSH.

‘’Saya berhasil mengantarkan tim kebanggaan saya. Tim yang mau saya ajak jatuh bangun bersama selama 10 bulan untuk bersaing dengan 525 tim hebat se-Indonesia,’’ katanya.

Sebelumnya, perempuan 21 tahun tersebut telah aktif mengikuti berbagai lomba karya ilmiah. Bahkan sejak SMA sudah memperkaya pengalamannya. Berbagai prestasi berhasil diraih.

Meliputi, Juara 1 Scientific Fest 2022 oleh HMPL Institut Teknologi Sepuluh Nopember (2022); Juara 3 LKTI Mahasiswa Planopolis ITS (2022); Awardee Beasiswa Bank Republik Indonesia (BRI)/ Bright Scholarship Batch 8 RO Surabaya (2023- 2026); dan Partisipan Bright Future Leader Summit dengan 41 Universitas Ternama Indonesia oleh YBM BRI (2023).

Dona juga berhasil meraih Penghargaan Setara Perak Kategori Tim Skema PKM RSH dalam Ajang Liga Program Kreativitas Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (LIGA PKM ITS) (2024); Peraih Medali Emas Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 37 Kelas Presentasi Riset Sosial Humaniora (RSH) 2024 di Universitas Airlangga (2024); berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Tahun 2025; dan beberapa prestasi lainnya.

Baca Juga: Sabri Dhiyahulhaq, Atlet Skateboard Kali Pertama Tampil di Porprov: Tak Pikirkan Target, Fokus Tampil Maksimal

Suka duka dilalui Dona dalam prosesnya. Bahkan, untuk menorehkan prestasi Medali Emas PKM RSH.

Dia mengatakan, banyak hal yang harus diiklaskan, digugurkan, dan kesempatan besar yang dilewarkan untuk fokus di PKM RSH. Terlebih, mengingat dalam lomba ini tekanannya cukup tinggi. Selama 10 bulan dalam prosesnya, setiap hari paling lama ia hanya tidur sekitar 3 jam.

Selebihnya, hanya fokus belajar. Tak jarang juga, Dona drop karena jarang istirahat, akibat kesibukannya. 

‘’Di PKM ini saya tidak hanya mengejar mengenai pengalaman lomba. Tapi, saya benar-benar belajar banyak hal. Belajar mengenai makna komitmen, tanggungjawab, sabar, konsisten, dan masih banyak yang lainnya,’’ tambah perempuan tinggal di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro tersebut.

Dia berharap, prestasi yang telah diraih dapat mengantarkan ke banyak pintu lainnya ke depan nanti. Baik pengalaman lomba maupun kesempatan lainnya.

‘’Saya berharap medali ini selalu menjadi motivasi saya untuk selalu menjadi manusia lebih baik ke depannya. Lebih bermanfaat di manapun dan kapanpun saya berada,’’ pungkasnya. (*/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#mahasiswa #pengabdian masyarakat #karya ilmiah #perencanaan wilayah #PKM #surabaya #its #Pimnas #riset #bojonegoro #riset sosial #pekan ilmiah mahasiswa nasional