Iwan Setiawan kembali mengarsiteki Persibo di Liga Nusantara 2025/2026 mendatang, ini menjadi pengalaman kedua bagi pelatih 66 tahun tersebut. Di Liga 3 Jawa Timur 2023/2024 silam, Iwan berhasil membawa klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro menjadi juara.
M. IRVAN RAMADHAN, Bojonegoro
SEPASANG mata mengawasi para pemain unjuk kemampuan di Stadion Letjend Soedirman (SLS) kemarin (10/6). Mata tersebut memerhatikan setiap sudut lapangan dari tribun penonton sisi timur SLS. Juga tak pernah lepas dari gerak-gerik setiap pemain.
Pemilik mata dengan sorot berkarakter tersebut adalah Iwan Setiawan, pelatih Persibo. Iwan memantau langsung seleksi terbuka pemain untuk Liga 3 Nusantara.
Selama proses seleksi, pelatih asal Medan tersebut memilih duduk di tribun penonton sisi timur dengan kursi beton tanpa atap. Bukan di tribun VIP dengan kursi single seat dan beratap.
Iwan kembali ditunjuk untuk melatih Persibo di Liga 3 Nusantara 2025/2026 mendatang. Tentu menjadi kali kedua, setelah di Liga 3 Jatim 2023/2024 lalu membawa klub bermarkas di SLS tersebut juara.
Pelatih berlisensi Pro-AFC tersebut merasa kembali ke Kota Ledre menjadi satu doa yang terijabah. Terlebih memiliki kenangan manis dengan klub identik jersey oranye tersebut.
‘’Persibo adalah kenangan indah,” jelas eks Pelatih Persela tersebut.
Ketika dihubungi manajemen, Iwan tanpa ragu menerima tanggung jawab sebagai pelatih Persibo. Tentu kenangan indah Juara Liga 3 Jatim menjadi salah satu alasan.
Iwan bersama staf pelatih bertekad memberikan yang terbaik untuk tim, suporter, hingga masyarakat Bojonegoro. Tentu dengan evaluasi dari pengalaman sebelumnya di klub pernah menjuarai Piala Indonesia tersebut.
‘’Pernah dirasakan baik pertahankan, yang kurang dimaksimalkan,” terang eks pelatih Borneo FC tersebut.
Iwan memohon doa dan restu pada suporter, pecinta sepak bola, dan stakeholder, hingga masyarakat Bojonegoro dalam melatih Persibo di Liga 3 Nusantara. Sehingga bisa berkerja baik dan lancar juga memberikan prestasi.
‘’Satu visi dan mimpi membawa Persibo promosi ke Liga 2,” jelas eks pelatih Persija itu.
Pelatih akrab disapa ayah tersebut berharap keharmonisan dengan suporter di 2023/2024 lalu bisa berlanjut di kompetisi mendatang. Tentu dukungan hebat dari suporter bisa berdampak besar pada tim.
‘’Salam hormat dan respek untuk suporter yang hebat mendukung tim ini,” ungkapnya. (*/msu)