Bilqis Nayla Yasni Syauqiyya baru pertama kali mengikuti lomba Tahfidz Quran. Namun Bilqis berhasil meraih dua prestasi. Juara Favorit dan Harapan II Kategori A Tahfidz Quran 2025 Radar Bojonegoro
IRVAN RAMADHON, Bojonegoro
DENGAN penuh kepercayaan diri dan konsentrasi Bilqis Nayla Yasni Syauqiyya menjawab pertanyaan dewan juri pada Ramadan Fest 2025 Tahfidz Quran Jawa Pos Radar Bojonegoro yang berlangsung 19 Maret lalu.
Bekal kepercayaan diri dan konsentrasi yang telah dilatih sebelumnya tersebut, Bilqis mampu menjawab semua pertanyaan. Juga mengantarnya siswi kelas 3 MI tersebut meraih prestasi.
Bilqis sangat senang bisa meraih prestasi di kesempatan pertama mengikuti lomba Tahfidz Quran 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Bojonegoro. Terlebih dua prestasi diborong oleh siswi MI Plus Al-Fatimah tersebut. Tepatnya Tepatnya Juara Favorit dan Harapan II Kategori A.
Siswi berusia 9 tahun tersebut sebenarnya sempat merasa minder. Terlebih peserta lainnya sudah memiliki pengalaman mengikuti lomba tahfidz. Namun Bilqis tetap fokus dan berkonsentrasi selama lomba.
Selain itu, ketika maju menjawab pertanyaan sambung ayat dengan diawali taawudz menjadi tantangan tersendiri. Sedikit mengecoh konsentrasi.
Selama enam bulan Bilqis berlatih menghafal Al-Quran bersama Ustadzah Filya Pamista. Latihan mulai dari sambung ayat, tebak surat, juga berlatih konsentrasi hingga kepercayaan diri.
Latihan tersebut ternyata berhasil membawa siswi asal Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander itu berprestasi di Ramadan Fest 2025 Tahfidz Quran Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Bilqis mengikuti Ramadan Fest 2025 Tahfidz Quran Jawa Pos Radar Bojonegoro karena ingin mencintai Alquran. Juga menjadi sarana untuk meraih prestasi.
‘’Sebelumnya pernah meraih Juara 1 MTQ di MI Plus Al-Fatimah,” jelasnya.
Bilqis ingin terus menambah hafalan, juga mengikuti lomba tahfidz. Termasuk Tahfidz Quran yang digelar Jawa Pos Radar Bojonegoro tahun depan. Sehingga bisa meraih prestasi lebih baik lagi.
Dalam pelaksaan Tahfidz Quran tahun depan, Bilqis menyarankan peserta yang sudah meraih juara I, II, dan III tidak diikutkan lagi. Sehingga memberikan kesempatan bagi peserta lainnya untuk berpartisipasi. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana