Bagas Setyo Luhur berhasil mengharumkan nama Bojonegoro di tingkat Nasional. Atlet panahan tersebut berhasil meraih Juara 1 Waroeng SS Master Divisi Recurve Tunggal Nasional. Terpatnya, pada nomor recurve 70 meter putra.
IRVAN RAMADHON, Bojonegoro
’’MASIH bekerja ini mas,” ungkap Bagas Setyo Luhur ketika dihubungi Jawa Pos Radar Bojonegoro, Selasa (3/9). Walau sibuk bekerja dan kuliah, ternyata Bagas memiliki prestasi luar biasa di olahraga.
Tepatnya, panahan recurve. Mahasiswa prodi Ilmu Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi tersebut sudah meraih banyak prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Bagas baru saja membahwa pulang medali emas 1 Recurve 70 M Putra Tunggal Nasional pertengahan Agustus lalu.
Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) tersebut menjalani persiapan selama tiga bulan untuk menghadapi kejuaraan yang berlangsung di Stadion Kridosono, Jogjakarta.
’’Persiapan tiga bulan dengan rajin latihan dan selalu berdoa,” ungkap atlet asal Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro Kota tersebut. Bangga dan haru dirasakan Bagas seiring pencapaian luar biasa tersebut.
Terlebih, bisa membanggakan orang tua dan pelatih yang selama ini mendampingi dan mendukung selama persiapan hingga berhasil meraih juara 1. ’’Terus dan rajin untuk latihan dan selalu berdoa kepada Allah. Serta minta restu dari orang tua,” ungkap mahasiswa fakultas pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi (PJKR) itu.
Prestasi yang diraih Bagas pada kejuaraan tingkat Nasional tersebut sudah sesuai target. Namun, peraih medali Porprov Jatim 2022 tersebut, ia tak mau berpuas diri. Terlebih, masih banyak target lain yang belum tercapai
Selama kejuaraan panahan tersebut, Bagas masih mengalamai beberapa kendala. Mulai dari segi teknik dan energi fisik yang kurang bagus. Namun, dengan kerja keras dan semangat mampu menjadi yang terbaik di nomor recurve 70 meter.
Bagas mengaku prestasinya tersebut dipersembahkan untuk kedua orang tua dan para pelatih. Terlebih tek pernah lalah untuk terus melatih. (*/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana