Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Ayu Almira Azzaria, Cetak Sederet Prestasi Olahraga Bela Diri, Pernah Cedera Bengkak Wajah hingga Patah Tulang

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 3 September 2024 | 18:26 WIB

 

BERPRESTASI: Semangat Ayu Almira Azzaria belajar beragam olahraga bela diri meliputi pencak silat, judo, dan jiujitsu membuahkan prestasi membanggakan. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
BERPRESTASI: Semangat Ayu Almira Azzaria belajar beragam olahraga bela diri meliputi pencak silat, judo, dan jiujitsu membuahkan prestasi membanggakan. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Semangat untuk terus berlatih dan bangkit kembali ketika menemui kegagalan, membawa Ayu Almira Azzaria berhasil mencetak berbagai prestasi membanggakan. Perempuan 21 tahun tersebut kini telah menjadi wasit di IPSI Bojonegoro.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


OLAHRAGA bela diri telah menyatu dalam diri Ayu Almira Azzaria. Perempuan 21 tahun tersebut telah mengikuti olahraga bela diri sejak duduk di bangku SMP. Keinginan untuk memiliki keahlian bela diri dan menjadi atlet berprestasi menjadi motivasinya berkecimpung dalam dunia pencak silat.

Tidak kenal lelah, Almira selalu rajin mengikuti setiap program latihan dalam bidang bela diri yang diikuti. Dia juga menjunjung tinggi kedisiplinan setiap latihan. Rajin dan disiplin, dua hal yang selalu dipegang teguh Almira sejak pertama berkecimpung di dunia bela diri.

Hal tersebut juga yang menemani perjuangannya dalam menjalani setiap proses hingga berhasil mengantarkannya sampai pada titik sekarang. Tidak selalu berjalan mulus, segala perjuangan dilakukan Almira untuk menghadapi setiap halang dan rintang yang menghadang jalan.

Bahkan, mengalami cedera sudah menjadi hal biasa baginya. Mulai dari bengkak wajah hingga mengalami patah tulang. ’’Waktu itu saya mengalami cedera karena salah tumpuan ketika jatuhan,” ujar mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro tersebut.

Mahasiswa semester 7 itu mengatakan, setelah lulus SMA tidak lagi mengikuti pertandingan pencak silat. Melainkan telah menjadi wasit Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bojonegoro saat ini. Namun, ia masih mengikuti kejuaraan Judo dan Jiujitsu.

Meskipun cabang olahraga yang ditekuni sejak SMP adalah pencak silat. Tapi, ia juga bertekad untuk mengikuti latihan teknik judo dan jiujitsu. Guna menambah teknik bela diri serta menjadi bekal mengikuti berbagai pertandingan.

Dengan bekal tersebut, ia memberanikan diri untuk mengikuti kejuaraan judo ataupun jujitsu. Tidak sia-sia, segala perjuangan dan tekad Almira terbayarkan dengan sederet prestasi yang berhasil didapatkan.

Di antaranya, berhasil mendapat Juara 3 Kejuaraan Olahraga Provinsi (Kejurprov) Judo 2022, Juara 2 Jujitsu Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Open 2023, dan Juara 3 Kejuaraan Jiujitsu Piala Bupati 2024.

Di balik prestasi membanggakan yang berhasil diraih, tidak sedikit kegagalan ia lalui. Meski sering mengalami kegagalan dan kekalahan ketika bertanding. Namun, hal tersebut tidak lantas membuat Almira berhenti.

Justru menjadi pemantik semangatnya untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik lagi. Baginya, kegagalan adalah kesuksesan yang sedang berlangsung. Sehingga, Ia terus semangat ketika dihadang kegagalan.

Kemudian, mencoba kembali hingga berhasil membawa pulang medali. ’’Terima kasih kepada kedua orang tua, teman-teman, dan kampus saya yang selalu memberikan support,’’ tutur perempuan asal Desa Alasagung, Kecamatan Sugihwaras tersebut. (*/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kecamatan #Desa #PJKR #Alasagung #Support #judo #olahraga #unugiri #tekad #bojonegoro #bela diri #Piala Bupati #Kejurprov #Jiujitsu #prestasi #unesa #ipsi #Sugihwaras #kejuaraan