Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Rohmad Ainul Yaqin, Pencipta Sipatdang asal Desa/Kecamatan Margomulyo, Berawal dari Keresahan Listrik Sering Padam

Hakam Alghivari • Senin, 17 Juni 2024 | 22:45 WIB

 

INOVATIF: Rohmad Ainul Yaqin berhasil menciptakan teknologi listrik tepat guna. Berhasil meraih Juara 1 Pemuda Pelopor Jatim. Turut hadir mengapresiasi Tokoh Kelima Samin hingga DPMD Bojonegoro
INOVATIF: Rohmad Ainul Yaqin berhasil menciptakan teknologi listrik tepat guna. Berhasil meraih Juara 1 Pemuda Pelopor Jatim. Turut hadir mengapresiasi Tokoh Kelima Samin hingga DPMD Bojonegoro

Rohmad Ainul Yaqin menggagas Sipatdang (sistem cepat terus padang) akibat keresahannya kerap mengalami listrik PLN sering padam di daerahnya. Inovasinya itu mampu digunakan untuk kapasitas listrik 500-10.000 watt.

YANA DWI KURNIYA WATI, Bojonegoro


Inovatif dan berdaya secara pikiran merupakan bukti bahwa semua orang bisa berkarya. Tidak harus selalu sejalan atau linier dengan latar belakang pendidikan. Seperti pria asal desa perbatasan ini. Rohmad Ainul Yaqin namanya.

Dia berhasil menunjukkan kemampuannya di sektor teknologi. Meski, tidak memiliki ijazah formal di bidangnya. Terlebih dari daerah jauh dari perkotaan. Pria kerap disapa Inul tersebut berasal dari Desa/Kecamatan Margomulyo.

Berjarak sekitar 61 kilometer atau satu setengah jam dari Alun-Alun Bojonegoro. Dalam satu kesempatan, ia bersedia berbagi pengalaman. Dengan rasa bangga, namun rendah hati, dia mulai menceritakan awal mulanya mencipta sistem cepat terus padang (Sipatdang).

Yakni, didasari keresahan seringnya listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) padan di daerahnya. ’’Saya menciptakan Sipatdang ini berawal ada keresahan sering padamnya listrik PLN. Karena di tempat saya berlokasi di pinggir hutan. Ketika hujan, banyak pepohonan atau rantingnya melintang di atas dan menyenggol kabel,” jelas pria kelahiran 1998 itu.

Dia melanjutkan, berbekal rasa resah tersebut muncul keinginan dan ide membuat teknologi yang membantu serta memudahkan masyarakat dalam mengakses cahaya. Hingga muncullah Sipatdang, serangkaian aliran listrik yang bisa digunakan untuk pembangkit listrik tenaga surya maupun genset elektrik tanpa bahan bakal.

Hanya bermodalkan diisi daya terlebih dahulu dan mampu mencukupi kebutuhan listrik dengan kapasitas 500-10.000 watt. ’’Teknologi ini saya kembangkan, karena sebelumnya memproduksi trafo kecil-kecilan hanya untuk sound system dan penstabil tegangan listrik,” ungkap Inul.

Namun sekarang, bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik inverter. Cara kerjanya mengubah arus tegangan direct current (DC) atau searah menjadi alternative current (AC) atau arus berubah arah secara periodik.

Dia menuturkan, dalam membuat Sipatdang belajar secara otodidak. Tidak linier dengan latar pendidikannya dulu sebagai lulusan Akuntansi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMKN) Margomulyo.

Dunia perlistrikan telah ia tekuni sejak 2019. Bisa disebut inovasi teknologi itu murni hasil rancangannya. ’’Perancangnya saya sendiri. Sekarang dikerjakan bersama anak-anak daerah setempat atau Desa/Kecamatan Margomulyo. Alhamdulillah sudah punya tim khusus,” terangnya.

Dia menambahkan, Sipatdang pun telah diperjualbelikan. Baik melalui Facebook, Shopee, hingga Tokopedia. Pemasarannya dimulai dari menjual trafo dari sejak 2019. ’’Pemasaran 90 persen di Facebook dan masing-masing lima persen lainnya di Shopee dan Tokopedia,” lanjunya.

Dengan inovasi teknologi besutannya itu, Inul berhasil menjuarai kompetisi Pemuda Pelopor Bidang Teknologi Inovasi Bojonegoro serta Juara 1 di tingkat Jatim.

Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro Flora Agrishinta menambahkan, keberadaan pemuda seperti Inul dengan alat inovasinya memberi manfaat untuk masyarakat lingkungan sekitar. Harapannya pemuda lain ikut tumbuh berkarya, berinovasi, dan berprestasi. (*/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#margomulyo #listrik #bojonegoro #padam #Inovatif #solusi