BLORA, Radar Bojonegoro - Februari menjadi bulan yang sibuk bagi Kabupaten Blora. Pasalnya, usai memeriahkan festival Seabad Pramoedya Ananta Toer pada awal Februari lalu, kini Kota Barongan itu terpilih menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) se-Jawa Tengah (Jateng) pada 15-16 Februari mendatang.
Bupati Blora Arief Rohman pun antusias dengan agenda tersebut. Bupati Arief mengatakan, bahwa insan pers memiliki peran penting mengawal kebijakan dan implementasi ketahanan pangan.
Serta, memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. ’’Kami Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora juga siap mendukung penuh berbagai kegiatan dalam rangka HPN ini, termasuk dengan kesiapan kami menjadi tuan rumah peringatan HPN tingkat Provinsi Jateng pada 15-16 Februari 2025 di Blora,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan HPN tingkat Jateng di Blora merupakan kehormatan bagi masyarakat Blora dan sekaligus kesempatan menunjukkan Blora dengan potensi yang ada. Bupati Arief juga mengatakan, bahwa Blora adalah rumah bagi insan pers.
Terlebih, Blora merupakan tanah kelahiran Bapak Pers Nasional. ’’Perlu kita ketahui bahwa Bapak Pers Nasional, yakni Tirto Adhi Soerjo, merupakan tokoh penting perkembangan pers nasional yang lahir di Blora,” tuturnya.
’’Beliau telah meletakkan dasar pers yang berani, kritis, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Semangat juang beliau harus kita teruskan agar pers tetap menjadi sumber informasi yang objektif, membangun, dan mendorong serta mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” imbuh Bupati.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Amir Mahmud mengatakan, di era bombardir teknologi informasi, dunia pers dihadapkan pada realita artificial intelligence (AI).
Di satu sisi, hal tersebut mempermudah tugas, tapi di sisi lain bisa menjadi tantangan. Karena itu, ia meminta insan pers tidak memusuhi AI. ’’Kualitas etika dan juga konsistensi harus tetap kita rawat. Bagi jurnalis dan pengelola media, AI dijadikan sebagai hal yang membuat produk jurnalistik semakin baik, berkualitas, dan bukan sebaliknya,” tuturnya. (hul/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana