Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Sinopsis Film Aksi Horor The Long Walk: ‘Jalan Sehat’ Tiada Akhir Pembawa Maut untuk Para Pemuda

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 18 September 2025 | 23:34 WIB
Ide siapa untuk menggelar jalan sehat tanpa garis finish? (Dok. Lionsgate)
Ide siapa untuk menggelar jalan sehat tanpa garis finish? (Dok. Lionsgate)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Film karya adaptasi novel muncul kembali di jagad perfilman dan tayang di bioskop, termasuk di Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, novel yang diadaptasi merupakan dua dari novel kondang karya novelis legendaris Amerika Serikat, Stephen King.

Salah satunya, yakni The Long Walk, telah tayang di bioskop Indonesia sejak minggu lalu (10/9), dan masih tayang saat ini. Film ini diadaptasi dari novel yang berjudul sama, ditulis oleh King pada 1979 dengan nama pena Richard Bachman.

Untuk adaptasi ini, The Long Walk digarap oleh Lionsgate dan Vertigo Entertainment, dengan syuting yang dilaksanakan langsung sekali jalan. Francis Lawrence didapuk sebagai sutradara, sementara JT Mollner ditugasi mengadaptasi novel menjadi naskah film.

Sesuai namanya, The Long Walk menceritakan sebuah perjalanan panjang. Suatu ketika pasca Perang Dunia II di Amerika Serikat, pemerintah negara tersebut menggelar perlombaan jalan sehat (atau lebih tepatnya jalan cepat) yang juga bernama ‘The Long Walk’, yang diperuntukkan untuk 50 pemuda lelaki dari setiap negara bagian AS yang dipilih secara acak dari semua pendaftar.

Perlombaan setahun sekali tersebut digelar untuk menumbuhkan jiwa bangga negara dan semangat berkarya untuk masyarakat setempat. Titik start perlombaan jalan sehat bervariasi, dan edisi kali ini dimulai di perbatasan antara AS dan Kanada di negara bagian Maine.

Ray Garraty (diperankan Cooper Hoffman) merupakan salah seorang warga lokal Maine yang mengikuti perlombaan tersebut, dan dengan cepat berteman dengan para peserta lain, seperti Pete McVries (David Jonsson), Billy Stebbins (Garrett Wareing), Gary Barkovitch (Charlie Plummer), Hank Olson (Ben Wang) dan lain sebagainya.

Perbandingan poster film (kiri) dan sampul novel asli (kanan) The Long Walk. (Dok. Lionsgate)
Perbandingan poster film (kiri) dan sampul novel asli (kanan) The Long Walk. (Dok. Lionsgate)

Namun yang tidak disadari Ray dan kawan-kawan barunya, peraturan The Long Walk memang sederhana, namun sangat berat. Tidak hanya mereka dilarang berhenti atau beristirahat sama sekali, mereka juga harus berjalan terus-menerus dengan kecepatan minimal 3 mil per jam (4.8 km/jam) dengan kawalan personel militer di belakang mereka, yang dipimpin oleh seorang Mayor yang tak diketahui namanya (diperankan Mark Hamill).

Jika mereka ketahuan berjalan lebih pelan dari batas tersebut, mereka akan diberi peringatan setiap 30 detik. Jika mereka tiga kali dikenai peringatan dan masih berjalan di bawah batas atau tidak dapat berjalan, maka para personel militer akan ‘membagikan tiket’ untuk peserta tersebut.

Namun yang diberikan kepada peserta bukan tiket secara harfiah, melainkan tembakan peluru ke kepala peserta. Gengan kata lain, para peserta diberi tiket ke alam kubur.

Di mana tujuan akhir para peserta The Long Walk? Jawabannya tidak ada. Semua peserta harus terus berjalan tanpa henti hingga hanya tersisa seorang peserta yang berhasil terus berjalan dan bertahan hidup setelah seluruh peserta lain gugur.

Dengan arahan Francis yang kenyang pengalaman mensutradai film serupa seperti serial The Hunger Games, penonton bakal disajikan petualangan psikologis dan filosofi yang tidak hanya membuat merinding, namun juga menggugah nurani. Selain menyajikan usaha para pemuda yang berkorban untuk kemenangan mereka, film ini juga punya banyak aspek yang membuat penonton berkaca diri tentang kehidupan sebagai seorang warga negara. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#amerika serikat #francis lawrence #militer #indonesia #as #novel #Jalan Sehat #The Long Walk #film #stephen king #tayang di bioskop #bioskop #jalan cepat #adaptasi novel #lionsgate #sinema