RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Keluarga mendiang aktris Kim Sae Ron telah resmi mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap YouTuber Lee Jin Ho. Gugatan ini diajukan ke Badan Kepolisian Metropolitan Seoul pada Senin (17/3/2025) dan akan diwakili oleh pengacara Bu Ji Seok dari firma hukum Buyou.
Sebelum mengajukan laporan, firma hukum Buyou mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan secara rinci latar belakang dari gugatan ini. Menurut pihak keluarga, Lee Jin Ho diduga telah menyebarkan informasi palsu yang merugikan nama baik Kim Sae Ron setelah kepergiannya.
Klaim Kontroversial yang Dipermasalahkan
Lee Jin Ho, yang dikenal sebagai YouTuber yang sering mengangkat isu-isu selebriti, sebelumnya mengunggah berbagai video yang membahas kehidupan pribadi Kim Sae Ron. Beberapa klaim yang ia buat yaitu, Kim Sae Ron sering mengadakan pesta minum dengan teman-temannya saat masa refleksi. Rumor pacaran yang dianggap tidak berdasar. Spekulasi mengenai pernikahan sukarela yang disebut-sebut hanya gosip belaka
Tak lama setelah aktris muda berbakat itu meninggal dunia, Lee Jin Ho mengubah status video-videonya menjadi privat. Namun, keluarga Kim Sae Ron tetap merasa bahwa dampak dari konten tersebut telah merusak reputasi mendiang. Mereka menilai bahwa apa yang dilakukan oleh YouTuber tersebut merupakan tindakan tidak bertanggung jawab yang hanya memperburuk suasana duka keluarga.
Kemarahan Keluarga dan Dugaan Penyebaran Hoaks
Selain klaim mengenai kehidupan pribadi Kim Sae Ron, keluarga juga mengecam tindakan Lee Jin Ho yang diduga mengolok-olok foto-foto yang diunggah oleh mereka. Dalam salah satu unggahannya, Lee Jin Ho menyebut foto-foto tersebut sebagai "foto pacaran buatan sendiri," yang dianggap merendahkan serta tidak berempati terhadap situasi yang dihadapi keluarga saat itu.
Yang lebih mengejutkan, YouTuber tersebut juga menuduh bahwa Kim Sae Ron memiliki sikap buruk terhadap staf dan menggunakan bahasa kasar. Pernyataan ini semakin memicu amarah keluarga, mengingat banyak staf yang justru hadir dalam pemakaman aktris tersebut, sementara agensinya, Gold Medalist, tidak menunjukkan kehadiran mereka.
Menanggapi hal ini, keluarga Kim Sae Ron mempertanyakan motif di balik pernyataan-pernyataan Lee Jin Ho. Mereka merasa bahwa klaim yang dibuatnya sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan dan hanya memperburuk citra mendiang.
"Klaim mana dari apa yang Anda katakan yang benar-benar sesuai dengan fakta? Setelah mengatakan hal-hal seperti itu, apakah Anda merasa keluarga dan anak-anak Anda percaya bahwa Anda melakukannya demi kepedulian terhadap Sae Ron?" ujar pihak keluarga.
Etika Media Sosial dan Tanggung Jawab YouTuber
Kasus ini membuka kembali perdebatan mengenai batasan etika dalam pemberitaan mengenai kehidupan selebriti, terutama setelah mereka meninggal dunia. Dalam era digital seperti saat ini, di mana informasi dapat menyebar dengan cepat melalui platform seperti YouTube, tanggung jawab dalam menyampaikan berita menjadi hal yang semakin penting.
Keluarga Kim Sae Ron menekankan bahwa tuduhan yang disebarkan oleh Lee Jin Ho telah memberikan dampak emosional yang besar bagi mereka. Mereka berharap gugatan ini bisa menjadi pengingat bagi para pembuat konten agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan kehidupan pribadi seseorang yang sudah tiada dan tidak bisa lagi membela dirinya sendiri.
Kasus ini masih dalam proses hukum, dan publik kini menunggu bagaimana jalannya persidangan serta apakah Lee Jin Ho akan diminta untuk bertanggung jawab atas pernyataan-pernyataannya yang kontroversial. (nnd/mgg)
Editor : Hakam Alghivari