RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Harga cabai merangkak naik dalam beberapa hari terakhir. Karena kebutuhan di malam Nisfu Saban hingga menjelang Ramadan alias megengan. Diprediksi bakal terus mengalami lonjakan hingga beberapa waktu ke depan.
Erna Fitrianti salah satu pedagang Pasar Wisata (Parwis) mengatakan, sejumlah jenis cabai mengalami kenaikan harga. Cabai lompong hijau dari Rp 19 ribu ke Rp 20 ribu per kilogram (kg); lompong merah dari Rp 23 ribu menjadi Rp 29 ribu per kg; dan rawit putih dari Rp 45 ribu ke Rp 50 ribu per kg. Serta, cabai rawit merah dari Rp 50 ribu menjadi Rp 65 ribu per kg.
"Kenaikan ini disebabkan besok (hari ini, red) sudah Nisfu Saban dan menjelang Ramadan alias megengan. Mungkin beberapa hari lagi bisa naik lagi, naiknya bisa sampai Rp 5.000 per kg," imbuh Erna, sapaannya.
Andrian pedagang lainnya mengatakan hal senada. Segala jenis cabai sedang naik harga. Di antaranya lompong hijau Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per kg; lompong merah dari Rp 25 ribu ke Rp 28 ribu per kg; dan tampar Rp 30 ribu menjadi Rp 38 ribu per kg.
Sedangkan, cabai lalap dari Rp 40 ribu ke Rp 50 ribu per kg dan cabai rawit dari Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kg. Dia menyebut, kenaikan harga ini karena menjelang awal puasa atau Ramadan. "Harga naik sekitar tiga atau empat hari lalu," katanya.
Sementara itu, tambah dia, bumbu dapur lainnya masih di harga normal. Meliputi tomat Rp 10.000 per kg; bawang putih Rp 35 ribu per kg; bawang merah besar Rp 37 ribu per kg; dan kubis Rp 8.000 per kg. "Untuk harga lainnya masih normal," imbuh dia. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana