RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bagi masyarakat miskin usia produktif di Bojonegoro siap-siap terima bantuan gerakan beternak ayam petelur mandiri (gayatri). Per paket bernilai Rp 16 juta. Program ini disebut pemberdayaan ekonomi keluarga prasejahtera.
Di lansir dalam Instagram Pemerintan Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, gayatri digadang sebagai program beternak ayam petelur skala rumah tangga. Bantuan diberikan berupa modal serta pelatihan dan pendampingan.
Bantuan modal meliputi 54 ayam petelur; kandang baterai; 400 kilogram (kg) pakan; dan vitamin, vaksin, dan obat-obatan. Kemudian, untuk pelatihan dan pendampingan berupa teknis beternak; monitoring oleh pendamping desa; dan akes ke pasar melalui badan usaha milik desa (BUM Desa) atau koperasi.
Dalam laman tersebut dijelaskan penerima bantuan setidaknya memiliki beberapa kriteria. Di antaranya terdaftar di data kemiskinan daerah; usia produktif dan berminat beternak; memiliki lokasi untuk kandang; dan bersedia ikut pelatihan dan pendampingan.
Klaimnya, gayatri memiliki keuntungan dalam penghasilan rutin dan tambahan serta memperbaiki gizi keluarga. Sebab, produksi telur antara 42-45 butir per hari atau sekitar Rp 62,5-70 ribu per hari. Sehingga keuntungan bersih kisaran Rp 514-739 ribu per bulan untuk penghasilan rutin.
Sedangkan, penghasilan tambahan dari ayam afkir sekitar Rp 30-50 ribu per ekor dan pupuk organik dari kotoran ayam. Kemudian, gizi keluarga bersumber protein hewani dari telur. (yna/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana