RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jika ingin melihat proses pembuatan perahu, datang saja ke Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu. Muhsin, salah satu warga desa setempat masih memproduksi perahu.
Menurut Muhsin, ukuran perahu produknya paling panjang 12 meter dan lebar 2 meter. Untuk produksi perahunya saat ini, Mbah Muhsin sudah dibantu oleh anaknya.
“Untuk menyelesaikan perlu satu hingga dua bulan,” katanya.
Perahu yang dibuatnya itu saat ini dihargai Rp 6 juta per satu unit. Diperkirakan bisa bertahan sampai 10 tahun lebih, dengan catatan dirawat dengan baik. Perahu yang dibuat Mbah Mahsun menggunakan material kayu jati, selain itu juga pernah menggunakan kayu kalimantan sebagai bahan perahu.
Keuletan dan kesetiaannya terhadap kerajinan merakit bahtera kecil transportasi bengawan itu tampak tak tergoyahkan. Dirinya pun tidak ingin beralih profesi menjadi petani seperti yang dilakukan warga desa pada umumnya.
“Kalau beralih ke pertanian itu lama (dapat uangnya), sejak dulu sehari-hari membuat perahu,” tandasnya.
Perahu yang kini dibuat dengan bantuan anaknya itu sudah hampir selesai, menyisakan finishing untuk pemolesan, pengecatan dan pemasangan sesek (dek perahu atau geladak utama yang menutupi geladak dasar). (luk/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana